oleh

TRIK SUKSES BISNIS KAFE ERA DISRUPSI

-Terbaru-Telah Dibaca : 182 Orang

Bisnis kafe memang sedang tren. Meskipun terkena efek PPKM tapi tetap aja dikunjungi orang. Tak heran tetap banyak yang buka bisnis ini. Sebagian punya keahlian disana, sebagian punya pengalaman, lainnya malah ikut ikutan.

Akhirnya banyak kafe yang mati. Rame 3-6 bulan pertama selanjutnya tutup. Konyolnya ramenya pun karena kunjungan temen temennya.

Lalu apa kafe bukan lagi bisnis bagus? Lha kalau kita dah keburu buka kafe gimana atuh?

Sebenarnya semua bisnis itu menguntungkan. Dengan syarat ada pembelinya, dan kita tahu bagaimana cara menjualnya. Jadi bisnis kafepun punya peluang sukses.

Kunci pertama untuk memasarkan bisnis kita adalah mempunyai kejelasan bisnis. Hampir kaya posisioning bisnis. Lebih keren mah tahu DNA bisnisnya.

Ada yang menarik nih dari om Renald Kasali tentang bisnis kafe. Sekarang itu terdapat pergeseran atau shifting kafe. Kalau dulu mah kafe teh tempat main/ nongkrong sekarang mah kafe itu jadi sarana eksis nilai diri.

Kalau dulu orang bangga keliatan lagi nongkrong di kafe A, sekarang mah orang bangga karena SUDAH MAIN KE KAFE A, B, C, D, dst. Faham kan bedanya?

Jadi ceritanya bukan lagi adu gengsi pernah nongkrong di kafe termahal tapi udah main ke banyak kafe terkeren. Apalagi kalau bisa mereview banyak kafe dan reviewnya ditonton banyak orang.

Keren, gue udah jadi orang penting. Gue dah bisa kasih manfaat banyak orang. Self esteem ini yang menjawab kenapa banyak orang posting foto dan review tempat yang mereka kunjungi.

Jadi supaya kafe kita banyak dikunjungi orang, fahami hal ini

1. WiFi gratis emang kudu tapi sudah ga hebat lagi. Berikan pengunjung akses lihat bisnis kita biar mereka bisa review lebih bebas.

Boleh review dapur (kecuali resep rahasia itumah kudu disembunyiin), wawancara owner, dan kasih hadiah untuk review terbaik. (jangan baper kaya eigerrrr yaa)

2. Spot Instagramable masih sangat penting, tapi akan lebih keren kalau kita kasih fasilitas pake tripod kamera gratis, klip on gratis, atau bahkan sediain kameramen gratis.

Biarkan pengunjung berekspresi dan berkreasi mereview kafe kita(sekaligus jadi brand ambassador gratis bisnis kita hehhee)

3. Nah trik ketiga ini yang lebih eduun. Pastinya di kota kita kafe itu kan ga hanya satu. Pasti ada puluhan atau ratusan. Nah daripada kita bersaing saling ancurin, kenapa tidak bikin program kerjasama saja. Saling dukung.

Kita bikin paket kunjungan antar kafe. Jadi maksudnya, undang konsumen untuk mengunjungi beberapa kafe. Jadi minggu ini mereka ke kafe A, Minggu depan ke kafe B, Minggu depannya lagi ke kafe C, dan berikutnya ke kafe D,E,F.

Undang grup atau komunitas biar yang datangnya banyakan. Pancing dengan diskon dan hadiah. Lebih keren bisa kita adakan lomba review kafe. Yang videonya paling bagus, paling jujur, dan paling banyak penonton dapat hadiah menarik misal HP Samsung terbaru atau kamera DSLR. Duitnya urunan semua kafe biar ga berat.

Jadi pengunjung itu akan datang permanen ke jaringan kafe kita bergiliran, berkelompok, dan seru seruan.

Coba deh lakuin…Moga Allah ijinkan ikhtiar terbaik kita diganjar limpahan rezeki terbaik juga.

Moga manfaat

 

Ageng Imam Erucakra

Whei Ghou Zhien

 

Mentor Bangun Bisnis

Praktisi Disrupsi

Tentang Penulis: Ageng Imam Erucakra

seorang praktisi pengembangan bisnis, mentor bisnis, konsultan pengembangan diri, dan praktisi Disrupsi yang senang belajar dan menulis

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed