oleh

Menulis Dulu, Menjadi Buku Kemudian

-BUKU, Gaya Hidup, Literasi, YPTD-Telah Dibaca : 508 Orang

MENULIS DULU, JADI BUKU KEMUDIAN

Prinsip ini bisa menjadi ‘Trigger’ untuk menerbitkan buku di YPTD, dengan menulis dulu setiap hari, tanpa terasa akan menghasilkan sebuah buku.

Ada 9 buku yang sudah saya terbitkan dengan ber-ISBN melalui YPTD, sementara tulisan yang masih terserak dan belum dikumpulkan cukup untuk menerbitkan 2 buku lagi, yakni Humor Politik dan Seni Menertawakan diri sendiri.

Saya tidak terlalu peduli dengan perubahan kebijakan di YPTD, yang semula gratis menjadi bayar seikhlasnya. Motivasi saya sejak awal bergabung di YPTD bukanlah karena gratisnya, tapi kemudahan menerbitkan buku.

Toh kalau kita menerbitkan buku di luar YPTD juga tetap bayar dan tidak gratis. Di YPTD meskipun bayar, tapi seikhlasnya. Itu sangat wajar. Bagi saya kenyamanan itu tidak bisa dinilai dengan uang. Kembali kepada niat untuk berliterasi, dan membangkitkan literasi Indonesia.

Tidak ada yang berubah dari YPTD sebetulnya, semua tetap mudah, tidak ada yang dipersulit, juga tidak ada tulisan yang dimoderasi, sehingga kita bisa menuangkan berbagai kegelisahan dengan sesuka hati.Semua penulis derajatnya sama, tidak ada yang lebih bagus dibandingkan yang lainnya.

Bedanya hanya, ada yang tulisannya dengan tingkat keterbacaan yang tinggi, ada juga yang biasa saja. Tapi itu bukanlah parameter sebuah tulisan bagus atau tidak bagus. Itu bagian dari ikhtiar penulisnya, kemampuannya dalam membaca situasi dan target audience-nya.

Pintu YPTD sangat terbuka, baik bagi penulis pemula atau pun profesioonal. Dalam keguyuban di YPTD hal seperti itu hampir tidak ada bedanya. Masing-masing penulis memiliki takdirnya sendiri, begitu juga tulisannya.

Dalam ‘rumah’ yang pintunya sangat terbuka inilah kita bersama memiliki kesempatan untuk lebih produktif, dan saling belajar dari kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dalam rumah yang penuh kehangatan inilah seharusnya kita berlomba-lomba dalam kebaikan.

Memasuki tahun kedua YPTD kita berharap YPTD terus berinovasi, mencari solusi agar kedepan YPTD bisa lebih baik dan diperhitungkan penerbit lainnya. Dari yang tadinya sangat produktif, menjadi lebih produktif dan selektif.

Selamat Ulang Tahun yang pertama YPTD, kita baru mulai merangkak, dan akan terus berdiri, bahkan mungkin segera bisa berlari di usia selanjutnya.

Ajinatha

Komentar

Tinggalkan Balasan

1 komentar