oleh

Guru Hidup

-Filosofi, Gaya Hidup, Karir, Sosbud, YPTD-Telah Dibaca : 117 Orang

GURU HIDUP

Dalam proses perjalanan hidup, Tuhan pernah titipkan aku dan pertemukan aku dengan orang-orang hebat, keluarga-keluarga hebat.

Seperti itulah takdir yang aku terima sebagai orang dari kalangan biasa, dan baru aku sadari sekarang, bahwa itu semua adalah bagian dari rencana Tuhan.

Betapa aku mensyukurinya proses hidup seperti itu, sebuah proses perjalanan hidup yang membuka wawasan pemikiran dan tidak dialami banyak orang yang hidup di daerah. Diberikan guru hidup untuk kehidupan masa depan, memperkenalkan sesuatu yang baru lebih awal, disaat teman-teman sebayaku belum mengetahui, luar biasanya rencana Tuhan.

Campur tangan dan rencana Tuhan terhadap kehidupan dan masa depan kita tidak bisa diabaikan. DIA pilih orang-orang yang tepat untuk mengisi ruang pikiran kita, itulah tanda Cinta-Nya kepada kita.

Lewat tulisan ini aku ingin mengucapkan terima kasih kepada sahabat-sahabatku, keluarga-keluarga, dan orang-orang hebat, yang pernah mengisi ruang pikiranku.

Semua itu aku anggap sebagai budi baik yang tak terhingga. Mengingat kembali semua itu adalah perwujudan, bahwa aku bukanlah kacang yang lupa kulitnya.

Aku sangat sadar semua proses perjalanan itu tidak lepas dari rencana Tuhan, dan orang-orang yang berperan tersebut adalah perantara yang dititipkan-Nya.

Kisah perjalanan yang aku sebut “Guru Hidup” ini akan aku tuliskan dalam sebuah buku yang berjudul Guru Hidup. Dimana dalam buku ini akan aku tuliskan teman-teman, keluarga dan orang-orang yang berada dalam lintasan Sejarah hidupku, sebagai bentuk terima kasih dan rasa syukur kepada Allah.

Banyak kisah dan peristiwa yang patut aku tuliskan, karena menurutku bisa menjadi inspirasi bagi yang lainnya. Nilai-nilai kemanusiaan yang terkandung di dalamnya, adalah nilai-nilai kemanusiaan yang memang seharusnya dimiliki oleh setiap orang. Itu semua adalah fitrah kita sebagai manusia yang hidup dan dihidupkan.

Bagiku mudah menuliskannya, karena semua kisah dan peristiwanya aku yang alami, semuanya masih aku ingat dan tidak pernah aku lupakan.

Proses perjalanan hidup itu begitu membekas, karena nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sangat bermanfaat.

Keterbatasan dan kekurangan bukanlah halangan untuk meraih cita-cita, selama kita punya keinginan dan semangat untuk maju.

Tuhan selalu kasih jalan dengan cara-cara yang dikehendaki-Nya. Sebagai manusia, sepenuhnya aku sadar bahwaTuhan selalu menuntunku untuk meraih apa yang aku cita-citakan.

Ajinatha

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed