oleh

I am 42

-Terbaru-Telah Dibaca : 97 Orang

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT  Tuhan semesta alam yang telah memberikan kesehatan dan kesempatan hidup sampai hari ini.

Empat puluh dua tahun yang lalu, seorang ibu berjuang antara hidup dan mati demi melahirkan seorang anak, dan sekarang sang anak telah menapaki usianya yang ke Empat Puluh Dua, memiliki seorang istri dan dua orang anak. Dimata ibu, mungkin saya masih menjadi anak laki – laki kecilnya. Dan kadang sayapun masih merindukan masa – masa kecil itu. Namun semuanya hanyalah kenangan yang tidak akan terulang lagi. Terima kasih ibu buat semua cinta dan do’a – do’a yang mengalir

Ulang tahun sejatinya adalah saat untuk merenung, bertafakur mengingat apa yang talah dilakukan selama perjalanan hidup ini. Karena hakikatnya dengan berulang tahun maka berkurang pula jatah hidup di dunia ini. Moment ini juga harus menjadikan kita lebih bersyukur atas nikmat usia yang Allah berikan, apalagi ditengah pandemic yang sedang berlangsung ini, beberapa sahabat telah pergi mendahului

Hari ini, ucapan selamat hari lahir pun berdatangan dari teman – teman di grup Whatsapp dan media sosial lainnya. Demikian juga dari istri tercinta yang sejak ba’da subuh sudah mengucapkan selamat hari lahir (thanks dear). Tidak banyak yang saya lakukan dihari ini selain rutinitas bekerja dan menjemput istri tercinta dari tempat bekerjanya. Ternyata dirumah anak – anak dan istri telah menyusun rencana menyiapkan sedikit surprise dihari yang istimewa ini.

Terima kasih kepada istri dan anak –anak yang telah sabar dalam mendampingi sehingga saya dapat terus memperbaiki diri untuk menjadi suami dan orang tua yang lebih baik. Semoga Allah berikan kesempatan untuk dapat mendampingi anak-anak dengan curahan kasih sayang dan melihat mereka meraih kesuksesan.

Terima kasih buat rekan – rekan semua atas do’a – do’a dihari yang berbahagia ini, semoga Allah SWT mengabulkan do’a – do’a dan selalu merekatkan silaturahmi diantara kita.

Semoga kita senantiasa sehat dan dalam lindungan Allah SWT.

Dan semoga umur ini menjadi berkah dan bermanfaat bagi Agama, Keluarga, Bangsa dan Negara, aamiin ya Rabbal’alaamiin

Palembang, 27 September 1979 – 27 September 2021 (Ardiansyah)

Tentang Penulis: Ardi Azzam

Penulis adalah orang baru di dunia tulis menulis, artikel perdana ditulis pada Maret 2021 dan bergabung di YPTD pada Agustus 2021

Komentar

Tinggalkan Balasan

2 komentar

News Feed