oleh

Nyala Lentera

      Sumber gambar Pinterest

      Nyala Lentera

      Cahaya redup itu menari tertiup angin
      Seolah berbisjk pada malam tentang janji,-janji yang tertanam
      Pada waktu yang terus berjalan

      Samar warna merah dalam nyalanya diantara kilau kekuningan
      Apakah itu pertanda amarah atau kekuatan?
      Jingganya memberi keteduhan, menghapus genangan luka

      Ada kehangatan kala jiwa mendekat dan mata lekat menatap tiap gerak pijarnya
      Kutanya, untuk siapa dia ada diantara bisik yang kuharap

      Akan banyak petuah dan kisah
      Dalam lingkaran waktu yang lebih baik dari seribu bulan
      Bilakah duduk bersama diselasar hati untuk melangitkan kata

      Ketika pintu arsy terbuka
      Menanti hadirnya dalam salam yang kukirimkan
      Teruslah menyala, sepertinya malam akan semakin panjang

      Beranda Doa, April 2021

      *Puisi ke 14 KMAA

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed