oleh

IDE RAHASIA

-Terbaru-Telah Dibaca : 179 Orang

Seusai apel pagi bersama,  kepala sekolah  lanjut  memberikan pengarahan kepada para siswa terutama perihal kedisiplinan dalam segala hal. Ucapan selamat datang ditujukan pada para siswa baru yang sebagian besar didampingi oleh orang tuanya masing – masing. Fari dan Rival yang memang satu kelas berbaris lebih dahulu bersama anak – anak yang lain di depan kelas baru mareka, kelas IVB. Ibu Wirda guru Matematika yang sekaligus wali kelas ini mengabsen siswanya satu persatu dan menyuruh masuk kelas.

Giliran nama Reza yang dipanggil, orangnya tidak ada. “Ada yang tahu kenapa Reza?” tanya Bu Wirda. “Tidak ada bu,” jawab beberapa anak. “Alpa berarti,” kata Bu Wirda sambil menutup absen dan langsung mengarahkan perwaliannya dalam hal mengatur tempat duduk.

Kurang lebih 30 menit berselang Reza datang diantar oleh ayahnya. Nampak ayah Reza berbicara dengan ibu Wirda di teras kelas. Mungkin menjelaskan kenapa Reza datang terlambat pagi itu. Tanpa menunggu lama Reza langsung bergabung dengan teman temannya yang sedari tadi sudah mengatur kursi. “Reza duduk di  bagian tengah agak ke belakang karena kursi yang lain semua sudah ada yang punya. Reza kan tinggi tidak apa di belakang,” kata Ibu Wirda. “Iya bu Reza kan kepala suku, dia jadi penjaga kelas,” ucap Santi  sang ketua kelas. Kalimat Santi disambut tawa oleh anak anak lainnya.

Dengan keceriaannya Reza terlihat lebih segar dari biasanya. Mungkin karena banyak istirahat di rumah wajahnya nampak cerah. Anak anak semua sudah sibuk mencatat jadwal baru yang ditulis oleh bu guru di papan tulis. Reza pun demikian. Dengan tenang ia mengeluarkan buku dan pulpen barunya dari tas power rangers yang terlihat masih baru juga.

Ketika bel istirahat berbunyi, anak anak berhamburan keluar kelas. Namun tiga sahabat masih berdiam di kelas dan saling mendekati dengan isyarat kedipan mata sambil tersenyum. Wow ada apa gerangan/?  Ada konferensi mini yang mereka laksanakan di dalam kelas rupanya. Nampak seru, tapi suara hampir tidak terdengar. Bahas apa ya mereka?

Bersambung

Salam Literasi Persahabatan.

Astuti, S.Pd, M.Pd.

SMPN 14 Palu Sulawesi Tengah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed