oleh

Survei Lingkungan Belajar

-Terbaru-Telah Dibaca : 476 Orang

A.Pengertian dan Tujuan Survei Lingkungan Belajar

Survei Lingkungan Belajar  ( SLB ) adalah salah satu dari tiga instrument utama dalam Asesmen Nasional. Kepala Sekolah dan seluruh guru yang terdata di Dapodik/EMIS wajib mengikuti SLB, dengan waktu pengisian yang lebih fleksibel selama dua minggu. Lingkungan belajar adalah tempat berlangsungnya pendidikan, baik secara formal maupun nonformal. Lingkungan belajar terbagai atas lingkungan sosial dan non sosial. Lingkungan sosial mencakup lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Sementara lingkungan non sosial mencakup gedung sekolah dan letaknya, rumah siswa, alat belajar, keadaan cuaca, pencahayaan, dan waktu belajar. Pengertian SLB adalah menggali informasi mengenai kualitas proses pembelajaran dan iklim sekolah yang menunjang pembelajaran.

Tujuan dari SLB adalah untuk memotret dan memetakan berbagai aspek yang terkait dengan lingkungan belajar di kelas maupun di tingkat satuan Pendidikan. Hasil dari SLB beserta Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei karakter secara komprehensif mencerminkan profil satuan Pendidikan dari input; proses; dan output. Dengan demikian, respon yang diberikan oleh  peserta asesmen menunjukkan kondisi sesungguhnya dari satuan pendidikan. Oleh sebab itu, maka kejujuran, objektivitas, serta kelengkapan dalam pengisian SLB merupakan poin penting dalam menyerap kualitas informasi, sesuai perspektif responden.

B. Aspek Yang Diukur Dalam Survei Lingkungan Belajar

  1. Iklim keamanan sekolah, terdiri dari:

– keamanan dan kesejahteraan peserta didik ( Well being )

– sikap dan keyakinan guru

– kebijakan dan program sekolah

  1. Iklim kebhinekaan sekolah, terdiri dari:

– praktik multicultural di kelas

– sikap dan keyakinan guru maupun kepala sekolah

– kebijakan dan program sekolah

  1. Indeks sosial ekonomi, terdiri dari:

– pendidikan orang tua

– profesi orang tua

– fasilitas belajar di rumah

  1. Kualitas pembelajaran, terdiri dari:

– manajemen kelas

– dukungan afektif

– aktivitas kognitif

  1. Pengembangan guru, terdiri dari:

– refleksi dan perbaikan/pengembangan pembelajaran

– dukungan untuk refleksi guru

C. Proses Survei Lingkungan Belajar

Asesmen nasional melalui SLB melibatkan tiga pihak, yaitu sekolah, guru, dan orang tua, meliputi:

  1. Penilaian kebijakan sekolah, terdiri dari:

– keamanan lingkungan sekolah

– kualitas program kerja/kurikulum sekolah

– sistem supervisi guru

  1. Penilaian kompetensi guru, teridir dari:

– pengelolaan kelas

– pembelajaran kognitif

– pendampingan afektif

  1. Penilaian kondisi orang tua, meliputi:

– tingkat Pendidikan terakhir orang tua

– profesi orang tua

– ketersediaan fasilitas belajar di rumah

D. Prosedur pengisian Survei Lingkungan Belajar

  • Survei wajib diisi oleh seluruh Kepala Satuan Pendidikan dan Guru yang terdaftar pada sistem pendataan Dapodik dan Emis
  • Kepala Satuan Pendidikan dan Guru dapat login menggunakan data yang tercetak pada kartu login SLB
  • Kartu login didapatkan dari proctor/operator pada satuan pendidikan masing-masing yang ditunjuk untuk mengakses dan mencetak kartu login pada halama dashboard SLB
  • Halaman dashboard SLB dapat diakses proktor/operator stauan Pendidikan di https://dashboardslb.kemdikbud.go.id/
  • Waktu pengisian akan aktif sesuai jadwal pelaksanaan asesmen nasional di setiap jenjang Pendidikan
  • Jika guru bertugas di lebih dari satu satuan pendidikan, maka guru yang ebrsangkutan harus mengisi survei untuk setiap tempat penugasan
  • Kendala selama dalam proses pengisian dapat disampaikan ke tim helpdesk asesmen nasional melalui proktor/operator satuan Pendidikan.

E. Cara Mendapatkan Akun dan Token Survei Lingkungan Belajar

Untuk mendapatkan akun dan token pengisi Survei Lingkungan Belajar, lakukan Langkah-langkah berikut ini:

  1. Berkunjung ke dashboard Survei Lingkungan Belajar

Bapak dan ibu guru, silahkan berkunjung ke Dashboard Survei Lingkungan Belajar di https://dashboardslb.kemdikbud.go.id. Selanjutanya akan muncul tampilan dashboard seperti gambar di bawah ini.

  1. Log in dengan Single Sign On ( SSO )

Untuk login harus menggunakan Single Sign On (SSO) dari operator sekolah masing-masing.

  1. Masuk ke dashboard

Setelah berhasil login, maka Bapak/Ibu bisa mencetak kartu login Survei Lingkungan belajar untuk guru dan kepala sekolah.

  1. Cetak kartu log in guru dan kepala sekolah

Operator sekolah mencetak kartu login Survei Lingkungan Belajar untuk guru dan kepala sekolah dengan cara klik Cetak Kartu dalam format PDF.

F. Cara Mengisi Survei Lingkungan Belajar

Setelah memiliki kartu login Survei Lingkungan Belajar, Bapak, Ibu guru dan Kepala Sekolah sudah bisa mengisi Survei Lingkungan Belajar melalui tautan berikut https://surveilingkunganbelajar.kemdikbud.go.id

Ada beberapa data yang harus diisi sebelum mengisi Survei Lingkungan Belajar, yaitu:

  1. Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN)
  2. Token
  3. Nomor Induk Kependudukan (NIK)
  4. Tanggal Lahir

Pastikan data yang sudah diisikan sudah benar, kemudian klik Login dan mulai mengisi Survei Lingkungan Belajar.

G.Contoh Soal Survei Lingkungan Belajar

Pertanyaan 1

Untuk membangun lingkungan belajar yang kondusif, sarana fisik yang ada dilingkungan sekolah yang harus diperhatikan yaitu,

❍ aksesoris dinding kelas untuk menciptakan suasana yang menyenangkan

❍ ruang belajar yang bersih, nyaman dan tertata dengan rapi

❍ segala sesuatu yang berhubungan dengan tempat proses pembelajaran

❍ ruang kelas dan sarana dan prasarananya, pengudaraan, alat atau media belajar, pencahayaan,   pewarnaannya, dan pajangan hingga penataannya

Pertanyaan 2

Untuk menumbuhkan minat atau memotivasi anak dalam melaksanakan kegiatan belajar, lingkungan belajar harus difasilitasi untuk merefleksikan ekspektasi tinggi dalam meraih kesuksesan anak secara individu.Kondisi atau lingkungan pembelajaran yang kondusif wajib diterapkan untuk memaksimalkan kegiatan belajar mengajar. Lalu, bagaimana cara menciptakan lingkungan yang kondusif?

❍ Menata ruang kelas, suasana belajar dan mengajar yang menyenangkan, mengadakan pembelajaran di luar sekolah terus-menerus

❍ Menata ruang kelas, suasana belajar dan mengajar yang menyenangkan, kerja sama dengan orang tua untuk pengadaan fasilitas sekolah

❍ Menata ruang kelas, suasana belajar dan mengajar yang menyenangkan, lingkungan luar kelas yang kondusif, komunikasi serta hubungan sosial yang harmonis antara siswa dan guru, menjadi guru yang menyenangkan, membiarkan siswa berkreasi dan bermain sesuai keinginannya

❍ Menata ruang kelas, suasana belajar dan mengajar yang menyenangkan, lingkungan luar kelas yang kondusif, komunikasi serta hubungan sosial yang harmonis antara siswa dan guru, menjadi guru yang menyenangkan, membiarkan siswa berkreasi dan bermain sesuai imajinasnya, dan menyepakati aturan bersama

Pertanyaan 3

Untuk menciptakan kelas kondusif, guru harus bisa memberikan aturan yang disepakati oleh siswa. Sehingga siswa tidak bisa membuat keributan di kelas yang membuat suasana belajar tidak kondusif karena mereka telah membuat aturan yang disepakati. Berikut hukuman ringan yang cocok untuk siswa yang melanggar kesepakatan bersama

❍Membersihkan ruangan kelas, mengahafalkan materi pelajaran, dan mengerjakan tugas yang belum diselesaikan

❍ Berdiri di depan kelas, lari keliling lapangan, dan membersihkan kamar mandi

❍ Membayar denda, disuruh keluar kelas, disuruh pulang

❍ Tidak perlu ada hukuman fisik

Pertanyaan 4

Apa yang dilakukan guru agar siswa tidak takut merasa salah ketika menjawab pertanyaan atau bertanya kepada guru.

❏ Guru harus bersikap demokratis

❏ Pembelajaran tidak selalu dinilai dari perolehan angka yang tinggi

❏ Suasana belajar dan mengajar yang menyenangkan membuat siswa menjadi semangat belajar dan pembelajaran akan lebih bermakna

❏ Memberi kesempatan anak yang pandai dan pemberani

Pertanyaan 5

Meskipun siswa melakukan kegiatan belajar mengajar di kelas, namun lingkungan luar kelas juga berpengaruh pada proses pembelajaran siswa. Lingkungan luar kelas yang kondusif membuat siswa belajar dengan baik, namun sebaliknya, jika lingkungan luar tidak kondusif dan terjadi masalah maka konsentrasi siswa akan terganggu. Bagaiman cara menciptakan lingkungan luar sekolah yang kondusif?

❏ Kerjasama yang baik antar pihak yang bersangkutan mulai dari siswa, guru, kepala sekolah, staff hingga petugas kebersihan

❏ Menjalin komunikasi yang baik dengan berbagai pihak

❏ Lingkungan sekolah juga menjadi acuan penilaian kualitas sekolah, sehingga harus dijaga dengan baik

❏ Mencari donatur sebanyak-banyaknya untuk melengkapi fasilitas di sekolah

Pertanyaan 6

Salah satu cara membuat lingkungan belajar yang kondusif adalah membiarkan siswa berkreasi sesuai imajinasinya. Apa yang dilakukan guru agar siswa merasa senang dan semangat untuk berkreasi?

❏ Guru bertindak sebagai fasilitator, mediator, motivator dan katalisator yang mendukung pembelajaran siswa

❏ Guru tidak boleh bersifat otoriter dan menguasai pembelajaran, tetapi guru harus berani memberikan kesempatan kedua untuk siswa terus berkereasi

❏ Guru harus memberikan apresiasi kepada siswa yang telah berkreasi

❏ Guru memberikan penilaian secara terbuka

Pertanyaan 7

Penataan ruang kelas merupakan lingkungan utama untuk menciptakan kegiatan belajar dan mengajar yang menyenangkan. Ruang belajar yang bersih, nyaman dan terata dengan dengan rapi akan mendukung pembelajaran lebih baik. Menata ruang kelas merupakan tugas bersama antara siswa dengan wali kelas yang bersangkutan. Pihak sekolah juga bisa berkontribusi untuk penataan ruang kelas yang kondusif. Berikut contoh kegiatan yang dapat dilakukan pihak sekolah.

❏ Mengadakan lomba kebersihan kelas secara berkala

❏ Melengkapi sarana prasarana di kelas

❏ Memotivasi anak untuk menciptakan ruangan kelas yang bersih, rapi dan nyaman

❏ Mengadakan kerja bakti setiap hari Jumat di lingkungan sekolah

Pertanyaan 8

Menata ruang kelas bukan hanya menjajarkan kursi dan meja dengan teratur, melainkan melengkapinya dengan administrasi kelas. Conntoh administrasi kelas diantaranya:

❏ denah tempat duduk, jadwal pelajaran, struktur kelas, dan daftar piket

❏ aksesoris dinding kelas untuk menciptakan suasana yang menyenangkan

❏ lukisan hasil siswa atau kalimat positif yang memotivasi belajar siswa

❏ kalender, jam dinding, alat kebersihan

Semoga bermanfaat.

Salam literasi dari bumi Kualuh, basimpul kuat babontuk elok.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed