oleh

PENGALAMAN BELAJAR JARAK JAUH

-Terbaru-Telah Dibaca : 280 Orang

NAMA: MUHAMAD DHANANG RAMADHANNU

NIM    : 21085

KELAS : 1B

 

 

PENGALAMAN BELAJAR JARAH JAUH

 

Pada masa Pandemi Covid – 19 ini pembelajaran di Indonesia atau bahkan hampir diseluruh dunia pasti mengalami banyak gangguan. Hingga kini segala sesuatu yang banyak dilakukan secara digital salah satunya adalah proses belajar mengajar yang diterapkan secara daring (online),bagi daerah yang memiliki jaringan bagus tentu bukan suatu masalah atau hambatan.Hal ini juga berlaku bagi mereka yang telah terbiasa dengan kecanggihan teknologi,Proses pembelajaran yang dilakukan secara online adalah salah satu kebijakan pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran virus covid-19.

 

Selama wabah corona menjangkit hampir di seluruh dunia pembelajaran secara daring (online) dianggap menjadi solusi kegiatan belajar mengajar. Meski berbagai instansi pendidikan telah menyepakati, cara ini menghasilkan banyak kontroversi di masyarakat. Bagi tenaga pengajar,sistem pembelajaran daring hanya efektif untuk penugasan. Mereka menganggap untuk membuat siswa memahami materi, cara daring dinilai sulit.

 

Selain itu, kemampuan teknologi dan ekonomi setiap siswa berbeda-beda. Tidak semua siswa memiliki fasilitas yang mendukung kegiatan belajar jarak jauh ini. Koneksi lemah, alat yang tidak memadai, dan kuota internet yang mahal menjadi penghambat. Ini juga berlaku bagi para siswa dan mahasiswa atau guru yang memberikan tugas negara.Selain itu,pembelajaran daring atau sistem online membuat para murid dan mahasiswa untuk belajar mandiri.Murid dan mahasiswa dapat mengatur sendiri dalam melaksanakan tugas pembelajaran.

 

Sebenarnya masih banyak kelebihan dam kekurangan diantara pembelajaran daring (online) dan pembelajaran tatap muka. Hal yang paling penting adalah kesadaran bersama mulai dari guru/dosen,murid/mahasiswa,orang tua dan masyarakat untuk terus semangat belajar dan memotivasi diri untuk berubah menjadi lebih baik.dan untuk pemerintah pusat, Provinsi dan kabupaten terima kasih atas semua yang diberikan kepada kita semua.sebagai masukan untuk semuanya.Kita harus menghadapi pandemi ini bersama – sama, sesuai dengan identitas Negara Indonesia “Gotong royong”.Usaha dan do’a wajib kita lakukan demi pendidikan Indonesia yang maju dan beradab.

Komentar

Tinggalkan Balasan