oleh

Cita-cita ku untuk keluarga

-Terbaru-Telah Dibaca : 41 Orang

Nama : Dinda Wahyu N

Kelas : 1B (21068)

Cita – cita saya dari kecil ingin sekali seperti papa, saya ingin sekali meneruskan tugas papa dan tidak mau keturunan polri keluarga saya terputus begitu saja, karna kakek saya juga seorang polisi. Kelas 6 SD Setelah saya tau mata saya minus, harapan saya yang ingin menjadi seperti papa hancur begitu saja, saya tidak memikirkan cita – cita lagi sampai kelas XI SMK karna saya berfikir operasi mata itu sangat mahal sedangkan kebutuhan keluarga saya sangat banyak, sekolah saya swasta dan di tambah abang saya yang masih kuliah. Kelas XII SMK Saya menurunkan niat saya untuk menjadi polwan pada saat itu, kemudian saya berfikir pekerjaan apa yang bisa menerima mata minus. Mama saya tiba – tiba menyuruh saya untuk daftar akper saja, setelah lulus akper baru daftar polwan, tapi saya tidak mau karna saya ingin kuliah jurusan Psikologi, saya tidak mau ambil akper karna saya dari SMK, tidak mengerti pelajaran akper sama sekali dan juga biaya di akper itu mahal, saya takut membebankan orang tua takut juga ngecewain mereka karna takut nya tidak sesuai sama apa yang mereka harapkan.
Suatu hari mama saya pernah bilang ke saya “ mama kan sakit – sakitan , kalo mama sewaktu – waktu gaada uang kan bisa ade yang nolongin mama, kan bisa ade yang ngerawat mama “ . Dari perkataan mama itu saya berfikir benar juga ya, karna yang bisa menolong pertama kali itu orang terdekat dan dari perkataan itu saya ingin menjadi Perawat. Setelah lulus SMK saya langsung mendaftar di akper polri. saya berharap setelah lulus AKADEMI KEPERAWATAN ini saya bisa langsung bekerja lalu bisa membalas semua apa yang orang tua saya, bisa membuat meraka bangga dengan apa yang sudah saya usahakan selama ini dan berharap bisa lulus polwan juga. Saya ingin menunjukan kepada mereka semua yang sudah meremehkan saya yang bilang kalau saya tidak bisa menjadi polwan, kalau memang sudah rezeki itu pasti terwujud, karna dari sebelum manusia lahir pun takdir dari allah sudah di tulis duluan dan tidak dapat di rubah sama siapapun. Sebelum kepikiran ingin menjadi seorang perawat, tadi nya saya ingin menjadi PRAMI ( pramugari kereta api ) tetapi kalau jadi prami setiap waktu itu di kereta dan kalau untuk Sholat itu pasti susah. Kenapa tiba – tiba saya ingin menjadi seorang PERAWAT ? Karna setiap tugas PERAWAT itu mendapatkan pahala karna bisa membantu orang – orang, saya ingin selama hidup saya, saya ingin bisa bermanfaat bagi keluarga dan bagi orang lain juga.

Cukup sekian cerita mengenai cita – cita saya, Terima Kasih..

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed