Sumber foto : https://www.popbela.com/lifestyle/news/natasha-cecilia-anandita/ini-penjelasan-bmkg-tentang-matahari-terbit-dari-utara-di-jeneponto

 

Lima jam lagi,

di ufuk timur

di arah suara musik mengalun

 

Cahaya itu sudah siap menyambut,

sinarnya sudah sedia menggelayut

di pelupuk matamu nan sendu.

 

Lima jam lagi,

saat langit biru mulai bersolek

saat angin subuh terengkuh

 

Semburat jingga telah menggugah

garis-garisnya rela menempuh

jalan penuh harapan yang pasti terengkuh.

 

Lima jam lagi,

berkaca rindu melukis kejora

berkaca wajah pada polesan rautmu

 

Lambaian tangan selaksa arah

hadir merunut hidup

mimpi-mimpi yang harus kembali berdegup.

 

Lima jam lagi,

kumenantikanmu di sini

kumenantikanmu merapal mantra yang sama

 

Ayunan gemulai semangat merekah

kembali menyusun kisah diri

wujudkan makna tentramkan nurani

 

Lima jam lagi,

saatnya kuberseru sendiri

bagimu yang menantikanku di sini:

“Selamat, matahari terbit!”

 

Banjarmasin, 26 Mei 2020

 

Sudah pernah tayang di Kompasiana di alamat:

https://www.kompasiana.com/agus-puguh-santosa/5ecc012b097f3634601c5143/puisi-selamat-matahari-terbit

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed