oleh

Bangkit dan Atur Segera Langkah Seribu

-Terbaru-Telah Dibaca : 272 Orang

oleh: Nurmariana

            Jalani hidup dengan apa adanya tak perlu banyak ini dan itu. Hadapi kenyataan hidup dengan penuh ikhlas dan tabah. Bila Anda merasa letih berjalan, silakan berhenti. Coba renungkan hari-hari yang sudah dilalui dengan introspeksi atau mawas diri. Bila banyak merasakan  bersalah,  teruslah  belajar jangan berhenti hanya terpaku di situ saja. Bangkit dan atur segera langkah seribu.

            Menyimak alinea tersebut, ada kalimat yang menarik untuk dikupas yaitu kalimat terakhir. ”Bangkit dan atur segera langkah seribu.” Bila dianalisis kalimat tersebut ada strategi yang memerlukan proses seseorang untuk mencapai tujuan hidupnya. Dari kalimat itu harus dipahami terlebih dahulu adalah kata bangkit, atur, segera, dan langkah seribu.

Bangkit artinya bangun. Atur artinya disusun baik-baik. Segera bermakna cepat sedangkan langkah seribu artinya lari cepat. Jadi, bila kita mengalami kegagalan dalam hidup ini hendaklah kita segera bangkit lalu mengatur strategi apa yang harus dilakukan agar jangan sampai terpuruk lagi dalam situasi yang sama. Untuk mencapai ketertinggalan kita karena mengalami kegagalan maka kita harus  langkah seribu berlari atau bergerak cepat.

Setiap manusia hidup pasti pernah mengalami yang namanya kegagalan. Kegagalan ini bisa saja tidak sama seperti yang dialami oleh orang lain. Bila suatu saat kita mengalami kegagalan dalam suatu kerja atau usaha, berikut ini dipaparkan agar tetap bangkit dan atur segera langkah seribu.

  1. Jangan salahkan orang lain

Bila kita gagal, yang harus diingat adalah jangan pernah salahkan orang lain. Jangan libatkan orang lain dalam situasi kegagalan kita karna ini tidak akan menyelesaikan masalah bahkan bisa saja menjadi bumerang bagi kita. Perselisihan akan terjadi bila kita gagal laulu mengkambinghitamkan orang lain. Lebih baik, mari kita evaluasi diri daripada menyalahkan orang lain.

Carilah akar penyebab dari kegagalan kita. Cek dan ricek mengapa kita mengalami kegagalan yang tak diinginkan. Tetaplah berpikir positif dan berbaik sangka pada Allah SWT. Kegagalan disebabkan dari kesalahan diri sendiri sehingga kita lebih mudah untuk menerima kenyataan hidup. Ayo bangkit jangan hanya merenungi kegagalan tanpa berbuat untuk memperbaiki diri agar bisa maju seperti orang lain.

  1. Atur segera

Bila kita mengalami kegagalan yang harus dilakukan adalah atur segera. Apa yang harus diatur segera? Ya, kita harus atur segera strategi apa yang akan dilakukan berikutnya setelah kita mengalami kegagalan. Singkatnya, kita buat langkah-langkah apa yang akan diambil setelah kita menemukan akar penyebab dari kegagalan yang kita alami. Namun yang harus diingat jangan terlalu lama  di tempat yang namanya kegagalan.

Bila kita gagal maka kita perlu belajar dari orang lain yang telah sukses di bidangnya.  Bisa juga kita bertanya pada mereka yang sukses apakah mereka juga pernah mengalami kegagalan? Nah, bagaimana mereka bisa sukses kembali? Apabila menurut Anda  apa yang dipaparkan dari  mereka yang pernah gagal itu dapat dijadikan acuan atau panduan dalam mengatasi gagalnya  permasalahan yang kita alami, sebagai saran silakan jadikan panduan dan   sukses akan kita alami juga.

  1. Langkah seribu

Bila kita mengalami kegagalan, segera buat strategi baru dengan berpikir positif bahwa  kita tidak akan selamanya  mengalami gagal terus. Ubah pola pikir  kita tentang kegagalan. Mari kita tingkatkan percaya diri agar kita bisa lebih bermental baja untuk maju  dan bangkit kembali dari kegagalan. Rencanakan berbagai sukses lain dengan bergerak cepat tidak menunggu waktu yang lama untuk sukses.

Jangan lupa tetaplah fokus pada target-target berikutnya dengan rencana yang matang untuk bangkit dari kegagalan. Abaikan cara yang sudah dilakukan dan menjadi penyebab kegagalan yang telah lalu. Ciptakan hal baru dan cepat atau segera wujudkan, jangan tunda bila menurut Anda itu akan menghasilkan kebaikan dan bermanfaat untuk orang banyak. Semoga bermanfaat salam literasi.

Komentar

Tinggalkan Balasan