oleh

LENTERA NJAK GURU ( Antologi Kisah Inspiratif Perdana IGI Bengkulu)

-Terbaru-Telah Dibaca : 15 Orang

KATAKU KATA KITA

“Menulislah, maka Engkau ada”

Oleh : Dwi Erni Triyanti

 

Puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya. Saya bersyukur atas kesempatan mendampingi, membimbing, dan menyaksikan secara langsung  perjuangan rekan – rekan saya para guru hebat dari berbagai provinsi dalam  melahirkan karya terbaik dalam antologi Kisah Inspiratif  yang diberi judul Lentera Njak Guru

Kumpulan tulisan  ini merupakan curahan hati para penulis dalam memaknai berbagai sisi kehidupan dimulai dari  keluarga, pendidikan dan sosial budaya, semua tulisan diceritakan dengan sederhana namun kaya akan makna,  setiap peserta memiliki ciri khas dalam bertutur kata dan tentu saja menambah nilai keindahan dan pengalaman bagi siapa saja yang telah membaca buku ini.

Jika ingin dibedah tulisan- tulisan dalam buku ini tentu akan banyak ditemukan kekurangan, tetapi pointnya bukanlah itu. Semua tulisan dalam buku ini adalah hasil pembelajaran kelas menulis  untuk guru pemula bersama saya dengan media zoom meeting  dan whastApp grup, dalam kegiatan ini ada tiga tantangan dan setiap tantangan tulisan  saya memberikan  tema yang berbeda, pada tantangan pertama tema yang saya berikan tentang keluargaku surgaku dan praktik pembelajaran terbaik selama masa pandemi, tantangan kedua dengan tema  pengalaman terbaik dalam bidang pendidikan seperti  membuat karya inovatif atau pengalaman membina peserta didik hingga lolos kejuaraan tingkal lokal maupun nasional baik di bidang akademik atau non akademik serta tantangan menulis dengan tema kearifan lokal dan budaya setempat (tradisi dalam masyarakat, makanan khas dan tempat wisata)  dan terakhir tantangan ketiga dengan tema literasi digital dan hidup sehat dalam bersosial media.

Setiap melakukan proses  belajar semua boleh melakukan kesalahan, karena dari situ akan menemukan kebenaran, intinya jangan takut untuk menulis, tentu dalam proses menulis  diperbolehkan menghasilkan  karya-karya yang kurang baik atau belum bagus, dari situ maka akan lahir karya-karya yang luar biasa dari pengalaman, baik yang terinspirasi dari pengalaman pribadi atau orang lain.

Berikut ini beberapa kisah inspiratif  yang  ada dalam buku ini pertama  dari Ibu  Desty Flauren yang mengatakan bahwa “Saya tahu betul perbedaan karakter siswa di sekolah umum biasa dengan sekolah berasrama ini.  Mereka di sini jauh dari sifat manja, berjiwa kuat, mandiri, disiplin serta memiliki sopan santun  yang luar biasa” kisah ini menceritakan kehidupan siswa –siswi SMPN 35 berasrama Kaur yang merupakan salah satu sekolah gratis bagi siswa kurang mampu di Kabupaten  Kaur.  Sekolah ini mengadopsi dua sisi pendidikan  yakni pendidikan umum  dan  kepesantrenan.  Bahkan SMPN 35 Berasrama Kaur merupakan satu-satunya sekolah umum berbasis islam  di Provinsi Bengkulu saat ini. Sungguh kisah yang luar biasa bagi kita yang sudah menjadi orang tua  agar bisa mendidik anak dengan menerapkan  bagaimana pentingnya  menanamkan karakter anak agar memiliki jiwa kuat, mandiri, disiplin serta  bersikap sopan dan santun yang sudah mulai ditanamkan sejak dini.  Kedua  kisah inspiratif  dan informatif  Bapak  Dedi Sandra, S.S dari Provinsi Kepulauan Riau yang menceritakan tentang  Kabupaten  Karimun yang terkenal  dengan julukan Bumi Berazam karena terdapat 4 azam penggerak pembangunan Kabupaten Karimun (4 Aim of Karimun Development Movement Actors). Azam yang pertama yaitu  Azam Peningkatan Iman dan Takwa(The Aim of Faith and Piety), yang kedua Azam Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia(The Aim of Quality Human Resources), yang ketiga Azam Peningkatan Ekonomi yang  Berdimensi Kerakyatan (The Aim of Community Economic Oriented), dan terakhir adalah Azam Pengembangan Seni dan Budaya (The Aim of Art and Culture), tentu ini adalah kisah yang sangan inspiratif sekali  bagimana suatu daerah bisa tumbuh dan berkembang  dengan pilar ketakwaan yang sangat diutamakan kemudian diimbangi dengan peningkatan sumber daya manusia, peningkatan ekonomi masyarakat  dan pegembangan  seni dan budaya, Ketiga  kisah inpiratif tak kalah bagusnya saya dapat dari tulisan Bapak Victorizal tentang Hydrocracking yaitu proses perengkahan berkatalis dengan mereaksikan minyak nabati dengan sejumlah gas hydrogen pada keadaan suhu dan tekanan tertentu dan produk yang hendak dihasilkan  biofuel berupa alkane cair rantai lurus dari C-15 sampai C-18. Minyak nabati yang dimaksud adalah minyak yang didapatkan dari buah palem putri yang diperas minyaknya dengan teknik tertentu, Alhamdulillah KTI  dinyatakan termasuk sebagai 25 finalis TEY, ini adalah kisah yang tentu saja menjadi inspirasi sangat menarik bagi saya dan pembaca tentang bagaimana menghasilkan suatu produk  dengan hasil minyak nabati dari tumbuhan  yang memiliki banyak manfaat dan semoga dari kisah ini juga menjadi inspirasi ditemukannya minyak nabati dari tumbuhan dengan jenis yang lain.

Begitulah para penulis berekspresi dari pengalamannya yang terdalam. Saya yakin bahwa kumpulan kisah ini adalah kisah terbaik dan paling tulus yang diceritakan dari seluruh peserta  workshop kelas menulis guru pemula. Besar harapan saya buku antologi ini dapat memberi motivasi dan inspirasi untuk para pembaca, para tenaga pendidik di mana pun berada.

Para penulis tentu ingin berkembang lebih mekar lagi. Oleh sebab itu, sudilah kiranya para pembaca memberikan kritik dan saran yang membangun. Semoga dengan apresiasi dan masukan dari pembaca, semua penulis dapat menjadi lebih terinspirasi dan termotivasi.

Ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi- tingginya ditujukan kepada semua kontributor dan editor, yang sudah rela melapangkan waktu dan menyumbangkan pikiran serta tenaga untuk membidani kelahiran antologi perdana ini.

Akhirnya, dengan ridho Tuhan Yang  Maha Esa, semoga kata yang menjadi kalimat  sederhana ini dapat bermanfaat bagi pembaca. Selamat membaca !

 

Bengkulu , Mei  2021

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed