oleh

Mengenal Guru Merdeka Belajar

-KMAB-Telah Dibaca : 407 Orang

Oleh; Hariyanto

Guru Merdeka Belajar adalah guru yang senantiasa melakukan refleksi untuk menyesuaikan pemikiran dan perbuatannya terhadap setiap perubahan dalam upaya mencapai tujuan.

Sementara komponen Merdeka Belajar terdiri dari tiga bagian diantaranya:

1 )  Komitmen pada Tujuan  : yaitu melakukan praktik yang membuatnya sadar utuh terhadap pembelajaran yang essensial, Memahami dan memprioritaskan murid sebagai subjek dalam pembelajaran , Menetapkan tujuan dan target yang menantang tapi realistis dicapai dalam pembelajaran dan pengembangan diri. 2.)Mandiri pada  cara merancang pembelajaran berdasarkan kebutuhan dan kesiapan murid, mencari cara efektif untuk mengatasi kesulitan yang ditemui pada pembelajaran murid , mengikuti kegiatan (berkomunitas, berbagi, pelatihan, coaching, dan lain lain) untuk melakukan pengembangan diri.  3.) Refleksi Berkala  : membuat catatan reflektif harian untuk mengenal apa yang sudah efektif dan apa yang perlu diperbaiki ; meminta umpan balik dari rekan guru, kepala sekolah/madrasah untuk memperbaiki pembelajaran ; menindaklanjuti hasil refleksi dan umpan balik pada rencana pembelajaran.

Selain itu, Guru Merdeka Belajar perlu melakukan pengembangan diri. Hal tersebut dibutuhkan untuk mencapai cita-cita guru, oleh dirinya sendiri dengan dukungan berbagai pihak pemangku kepentingan pendidikan. Untuk mencapai pengembangan diri seorang guru harus memahami empat kunci penting diantaranya:

  1. Kemerdekaan

Guru merdeka belajar memiliki kesempatan untuk menentukan tujuan, cara dan refleksi belajar guna terus menerus melakukan pengembangan diri, seperti terlibat dalam menetapkan target kinerja sekolah dan guru, memilih pelatihan yang sesuai kebutuhan belajarnya, dan melakuka refleksi secara berkala terhadap capaian dan proses mencapai target.

  1. Kompetensi

Guru merdeka belajar memiliki kesempatan mengembangkan kompetensinya sehingga siap menghadapi tantangan pengajaran sesuai bidang studi, peserta didik yang diajar dan relevan dengan konteksnya, seperti kesempatan untuk mengikuti pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan belajarnya, kesempatan melakukan proyek percobaan, kesempatan mendapatkan umpan balik berkualitas dan kesempatan menilai kompetensinya.

  1. Kolaborasi

Guru merdeka belajar memiliki kesempatan dalam melakukan kolaborasi dengan guru dan komunitas untuk menghasilkan karya atau mencapai tujuan bersama, seperti kesempatan berinteraksi ke sekolah lain, kesempatan terlibat di komunitas yang relevan dan kesempatan melakukan proyek bersama.

  1. Karier

Guru merdeka belajar memiliki kesempatan untuk mengenali, memilih, merencanakan dan mengembangkan karier sesuai potensi dan aspirasinya dengan tetap mengajar di kelas, seperti kesempatan berkarya, kesempatan mengenalkan karya melalui presentasi, pameran atau di web/aplikasi dan mendapat umpan balik terhadap karyanya.

Karena itu dalam seri  Guru Merdeka Belajar, khususnya program Guru Belajar dan Berbagi, pada tahun 2021 lalu dilaunching Kemendikbud dengan tujuan membantu guru dan satuan pendidikan memahami konsep guru merdeka belajar dan meningkatkan kompetensi pengembangan diri secara mandiri untuk mengembangkan karier. Program ini  bertujuan untuk membantu guru mendapatkan kunci pengembangan diri: kemerdekaan, kompetensi, kolaborasi dan karier.

Program yang bisa diikuti oleh guru seluruh Indonesia ini diikuti oleh ribuan guru dari jenjang Paud, SD, SMP dan SMA dan SMK.  Program ini juga terbuka untuk Kepala Sekolah dan Tenaga Kependidikan lainnya. Program ini telah menunjukkan ketuntasan programnya dan dapat  dilihat data  di setiap kota. Dalam urutan 10 besar ketuntasan program ini menunjukkan 3 besar yaitu Kota Surabaya, Kab. Bekasi dan Kab. Bojonegro menunjukkan Indeks Daerah teraktif selama ini.

Jika saat ini telah diluncurkan Kurikulum Merdeka jelas memerlukan Guru Merdeka Belajar yang benar-benar memahami pembelajaran dan kurikulum baru. Disamping itu Guru Merdeka juga harus mampu mendayagunakan IT untuk pembelajaran yang maksimal. Untuk meningkatkan kariernya maupun untuk meningkatkan mutu pembelajaran.  Hal ini sangat berkaitan dengan diluncurkannya Platform Merdeka Mengajar ( PMM) yang akan mendampngi guru dalam Implementasi Kumer.

Posisi PMM menjadi sangat penting karena  disana tersedia berbagai informasi dan bahan materi pembelajaran yang langsung bisa diterapkan di kelas. Informasi tentang KUMER juga sangat lengkap. Sebagai contoh ciri kumer saat ini sebagai berikut .Kurikulum Merdeka sebagai upaya pemulihan pembelajaran memiliki keunggulan-keunggulan, yakn ilebih sederhana dan mendalam,lebih merdeka,lebih relevan dan interaktif.

Secara singkat PMM adalah Platform Merdeka Mengajar adalah platform teknologi yang disediakan untuk menjadi teman penggerak bagi guru dan kepala sekolah dalam mengajar, belajar, dan berkarya. Platform Merdeka Mengajar dibangun untuk menunjang penerapan Kurikulum Merdeka agar dapat membantu guru dalam mendapatkan referensi, inspirasi, dan pemahaman dalam menerapkan Kurikulum Merdeka.

            Disana juga ada penjelasan tentang Profil Pelajar Pancasila, suatu tujuan dari pendidikan yang ingin dicapai. Profil Pelajar Pancasila merupakan bentuk penerjemahan tujuan pendidikan nasional. Profil Pelajar Pancasila berperan sebagai referensi utama yang mengarahkan kebijakan-kebijakan pendidikan termasuk menjadi acuan untuk para pendidik dalam membangun karakter serta kompetensi peserta didik. Pelajar Pancasila merupakan perwujudan pelajar Indonesia sebagai pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Secara lebih mendetail, karakter Pelajar Pancasila dijabarkan dalam Profil Pelajar Pancasila yang terdiri dari 6 dimensi berikut:

  1. Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia

Elemen: akhlak beragama, akhlak pribadi, akhlak kepada manusia, akhlak kepada alam, akhlak bernegara.

  1. Berkebinekaan global

Elemen: mengenal dan menghargai budaya, komunikasi dan interaksi antarbudaya, refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebinekaan, berkeadilan sosial.

  1. Bergotong royong

Elemen: kolaborasi, kepedulian, berbagi.

  1. Mandiri

Elemen: pemahaman diri dan situasi yang dihadapi, regulasi diri.

  1. Bernalar kritis

Elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan, menganalisis dan mengevaluasi penalaran, merefleksi dan mengevaluasi pemikirannya sendiri.

  1. Kreatif

Elemen: menghasilkan gagasan yang orisinal, menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal, memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan.

.           Saar ini menu yang sudah tersedia di PMM adalah : Video Inspirasi, Pelatihan Mandiri, Bukti Karya, Komunitas, Assesmen Siswa dan Perangkat Ajar. Penjelasan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) juga bisa diakses dari PMM tersebut.

Seorang Guru Merdeka, dituntut menjadi seorang pembelajar sepanjang hayat, pembelajar mandiri, namun juga siap kolaborasi dan saling berbagi. Dari sebuah HP Android, di aplikasi PMM seorang guru bisa menjadi Guru Merdeka, bersama siswanya untuk mencapai profil Pelajar Pancasila. Semoga kita semua siap menjalaninya. Aamiin.

 

Blitar, 16 Juli 2022

Hariyanto

Komentar

Tinggalkan Balasan