oleh

PENTIGRAF KISAH SWAB

 

PENTIGRAF KISAH SWAB

Oleh : Hariyanto

 

Sungguh situasi Pandemi Covid membuat keadaan menjadi tidak bebas lagi. PPKM menjadikan manusia berjarak, berpergian harus memenuhi prokes. Setidaknya ada syarat swab sebelum masuk daerah tertentu atau test antigen jika jarak yang jauh.

Warga di testing…..maka dipanggillah beberapa rombongan warga ditempat pelayanan khusus, seperti puskesmas dan Rumah Sakit. Setiap orang yang datang hari itu harus di test swap. Sebagai warga yang patuh aturan maka mereka pun menjalaninya. Setiap orang ditest dengan cara dimasukkan alat ke dalam hidungnya. “Aduh-aduh sakit……aduh geli, aduh….” begitu beberapa reaksi warga yang ditest.

Hasil swab dari kampung  Parto, dari 10 warga, 3 diantaranya dinyatakan reaktif, termasuk Parto. Kebetulan ketiganya berteman, dan semalam berjaga bersama di pos ronda. Mereka menjaga keamanan warga agar tidak keluar rumah , termasuk warga “asing” yang masuk ke kampungnya. Mereka mengaku tidak tidur semalaman di pos ronda, bersarung bersendagurau, sesekali jalan keliling.

 

Blitar, 26 September 2021

#edisi_ pandemicovid19

Tentang Penulis: Hariyanto

Saat ini menjadi guru dan KS di SDN Turi 1 Kota Blitar. Menulis di Gurusiana sejak Juli 2020, dan aktif di Legerunal blog para guru sejak 2020 sampai sekarang. Ikut Grup Belajar Menulis Om Jay dan sudah menerbitkan buku solo pertamanya di YPTD berjudul " Menggerakkan Literasi Sekolah Mengangkat Martabat Siswa." Maret 2021

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed