oleh

Selalulah Meminta Kepada_Nya

-Terbaru-Telah Dibaca : 43 Orang

Dulu pernah memiliki sahabat yang dekatnya tidak ada batas. Begitu banyak kisah yang telah terukir indah di lubuk hati yang terdalam. Laksana saudara kandung bak kertas dan lem. Menempel nya bukan hanya tempelan tetapi lebih dari itu.

Itu cerita tentang masa dahulu, dua tahun yang lalu. Memang indah terlihat dan dirasakan, namun jika Allah berkehendak siapa yang bisa menahannya. Sekejap bagi Allah untuk meluluhlantakkan semuanya. Melepaskan ukhuwah yang awalnya erat dan tiba-tiba terlepas sangatlah mudah bagi Allah.

Masalah kecil yang dibesarkan tentunya akan menjadi bumerang bagi sebuah hubungan. Seharusnya waktu itu tidak ada yang bersikap seperti itu. Seharusnya waktu itu tidak ada yang bersikap dan berbuat yang tidak baik. Seharusnya semua harus bisa menahan diri.

Namun siapa yang bisa mengubah semuanya, selain_Nya? Allah yang memiliki semuanya, Allah yang maha segala-galanya. Jikalah dalam sebuah ukhuwah dilandasi oleh dunia yang fatamorgana maka pondasi ukhuwah itu sangatlah rapuh. Namun jika sebuah ukhuwah dilandasi dengan Lillah maka pondasi itu akan kokoh.

Itulah rapuhnya hati manusia, hanya dikarenakan hal kecil sangatlah mudah terkecoh. Hingga akhirnya semua menjadi berantakan. Berantakan yang tidak biasa melainkan berantakan yang sangat sulit untuk disatukan.

Dalam hal ini syetan tentunya sangat bahagia, karena telah berhasil memecah sebuah ukhuwah.

Namun, untuk sebuah ukhuwah jangan pernah untuk menyerah. Berusahalah untuk menyatukan kembali, eratkan kembali. Supaya rekat ukhuwah itu kembali menyatu.

Jika usaha telah ditampakkan, dan do’a telah dilantunkan. Dan ertanya ukhuwah itu belum juga tampak. Maka berserahlah kepadaNya, karena setiap yang terjadi atas iziNya maka kembalikan lagi kepadaNya. Jika suatu hari ukhuwah itu erat kembali makan atas izin_Nya. Jika tidak kunjung erat makan jangan pernah berputus asa, teruslah ketuk pintu langit supaya disatukan lagi dan di eratkan lagi.

Namun disisa umur ukhuwah itu belum juga erat, maka pintalah sepenuh hati semoga nanti dikahirat dipertemukan dengan sahabat-sahabat yang pernah dekat.

Jika didunia sebuah ukhuwah tidak bisa disatukan, semoga esok bisa bertemu disurgaNya yang abadi. Aamiin ya rabbal’alamiin

Komentar

Tinggalkan Balasan