oleh

CerBung : Han! Aku Cinta Padamu (21)

-Cerpen, Fiksiana-Telah Dibaca : 57 Orang

Cerpen bersambung (CerBung) ini khusus persembahan penulis untuk mereka para mahasiswa. Namun juga untuk mereka yang masih berjiwa muda. 

BACA JUGA : Han! Aku Cinta Padamu (1).  

DUA PULUH SATU 

Hari-hariku kembali pada rutinitas sebagai asisten praktikum kimia yang sebenarnya sangat menjemukan. Semester ganjil ini tinggal sepekan lagi. Pada hari-hari kedepan aku pasti sudah sibuk mempersiapkan bahan bahan untuk ujian praktikum.

Kesibukanku kali ini juga semakin bertambah karena harus melakukan penelitian skripsi. Kadang-kadang setiap hari Minggu aku harus bekerja di laboratorium merampungkan sampel-sampel percobaan yang bertumpuk. Pekerjaan yang paling menyita waktu adalah preparasi sampel yang memerlukan penanganan lebih teliti.

Hari-hari lain biasanya aku melakukan pekerjaan penelitian ini selepas asistensi praktikum sehingga sudah beberapa pekan terakhir ini selalu pulang hampir larut malam. Semua ini aku lakukan karena aku punya target tahun ini harus sudah di wisuda. Aku benar-benar harus kerja keras.

“Han! Ini aku datang siap jadi asisten laboratorium penelitianmu,” suara Aini memecah kesunyian laboratorium sambil menghampiriku. Aku tersenyum menyambut Aini.

“Hai calon mempelai masih berani berkeliaran. Seharusnya kamu dipingit tidak boleh keluar kamar!” Kataku berseloroh. Memang Aini setelah resmi menerima khitbah, bulan depan segera melangsungkan pernikahannya dengan Iqbal.

“Sekarang sudah bukan zamannya lagi pingit-pingitan!” Protes Aini. Aku hanya tertawa mendengar keberatan gadis cantik ini.

“Masih banyak sampelnya?” Aini bertanya sambil melihat pekerjaan preparasi yang sedang aku kerjakan.

“Lumayan banyak Aini. Terutama sampel untuk analisis protein masih harus preparasi dulu,” kataku.

“Siap Bos!” Kata Aini sambil mengenakan jas laboratorium lalu menuju meja tempat preparasi sampel. Aku hanya tertawa melihat tingkah Aini.

BERSAMBUNG Bab 22. 

@hensa.

Ilustrasi Foto by Pixabay.

Teman-teman bagi penggemar novel sila baca novel di bawah ini, klik saja tautannya.

BACA JUGA Kisah Cinta Jomlo Pesantren. 

Komentar

Tinggalkan Balasan

1 komentar