oleh

Badminton Story : Ini Lawan Perdana Tim Thomas dan Uber Indonesia

-Olahraga-Telah Dibaca : 74 Orang

Sumber Foto BWF (Badminton World Federation) 

Piala Thomas dan Uber berlangsug pada 9 – 17 Oktober 2021 di Aarhus, Denmark. Tim Indonesia setelah gagal merebut Piala Sudirman pekan yang lalu di Finlandia, kini sudah siap dengan tekad penuh menghadapi ajang Thomas dan Uber Cup.

BACA JUGA : Menentukan Skuad Terbaik Tim Thomas Cup, Siapa Pilihan “Badminton Lovers”? 

Tim Piala Thomas berada di grup A bersama Thailand, Chinese Taipei dan Aljazair sedangkan Tim Piala Uber juga berada di grup A bersama Jepang, Jerman dan Prancis.

Untuk Thomas Cup, Indonesia merupakan unggulan pertama sedangkan unggulan pertama Uber Cup adalah Jepang. Tim Uber Cup Indonesia hanya menempati unggulan 5/8.

Jadwal untuk kedua ajang tersebut sudah dirilis oleh BWFbadminton.com (8/10/21). Tim Merah Putih langsung turun pada hari pertama Sabtu (9/10/21), dimana Tim Thomas berhadapan melawan Aljazair dan Tim Uber menghadapi Jerman.

Thomas Cup Indonesia vs Aljazair

Melawan Aljazair sebaiknya Indonesia memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk tampil. Tunggal pertama menjadi pilihan adalah Jonatan Christie.

Sehingga Anthony Ginting bisa disimpan untuk menghemat tenaga menghadapi laga kedua menghadapi Thailand pada Senin (11/10/21). Tunggal Thailand saat ini, Kulavut Vitidsarn tengah panas-panasnya ketika dia bermain di Piala Sudirman.

Pemain muda Thailand berusia 20 tahun ini harus diperhitungkan oleh tunggal putra kita baik Ginting maupun Jonatan. Walaupun head to head Ginting maupun Jonatan masih unggul 1-0 atas Kulavut.

Untuk tunggal kedua giliran Shesar mulai turun bertanding untuk meraih poin. Lawan pemain Aljazair tentu besar peluang Shesar untuk menang. Begitu pula untuk tunggal ketiga, Chico Aura bisa menyelesaikan tugasnya dengan baik.

Dalam laga melawan Aljazair ini saatnya ganda muda Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin bisa dicoba untuk bertanding bersama ganda senior Mohamad Ahsan/Hendra Setiawan.

Dengan komposisi tersebut optimis Indonesia mampu menundukkan Aljazair yang sejauh ini bukan negara yang memiliki tradisi bulutangkis yang kuat.

Tim Thomas Indonesia harus pandai melakukan rotasi pemain dengan cerdas. Peran pelatih tunggal dan ganda sangat menentukan dalam rotasi tersebut.

Pada laga terakhir, Indonesia berhadapan lawan Chinese Taipei, Rabu (13/10/21). Tentu ini adalah laga penentuan juara grup dari semua pesaing-pesaing yang ada di grup A.

Uber Cup Indonesia vs Jerman

Gregoria Mariska Tunjung menjadi pilihan tunggal pertama. Untuk tunggal kedua pilihan jatuh kepada Putri Kusuma Wardani yang pernah turun di Piala Sudirman melawan Denmark.

Sedangkan tunggal ketiga giliran Nandini Putri Arumi yang bisa turun bermain memperkuat tim Uber. Tunggal belia Ester Nurumi Tri Wardoyo pernah bermain ketika memperkuat tim Piala Sudirman melawan Kanada.

Ganda pertama sudah pasti diberikan tugas kepada pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Pilihan ganda kedua bisa dipercayakan kepada Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto yang bermain apik ketika memperkuat Piala Sudirman.

Jujur saja untuk tim Uber ini kita hanya menjadi unggulan 5/8 kalah bersaing dengan Jepang yang unggulan pertama dalam ajang ini. Sementara Jerman dan Prancis walaupun mereka ditempatkan pada unggulan 9/16 tetapi mereka tidak bisa dianggap remeh.

Setelah bertemu Jerman pada Sabtu (9/10/21), kemudian ditantang Prancis pada Senin (11/10/21). Terakhir Tim Uber kita berhadapan dengan unggulan pertama, Jepang pada Selasa (12/10/21).

Kendati Tim Uber tidak diberikan target merebut Piala, namun mereka tetap bertekad bisa mencapai prestasi setinggi mungkin minmal bisa lolos dari fase grup A.

Selamat bertanding Tim Thomas dan Uber Indonesia. Bravo Merah Putih.

Salam Bulutangkis @hensa

Komentar

Tinggalkan Balasan

1 komentar

News Feed