oleh

Football Story : Timnas Garuda Optimis Lolos dari Laga Play-off Lawan Taiwan

-Olahraga-Telah Dibaca : 53 Orang

Pencetak gol pertama Timnas Garuda, Ramai Rumakiek ( Sumber Foto PSSI.org ).

Beberapa komentar pengamat sepakbola yang beredar di media cetak maupun online sangat beragam berkaitan dengan kemenangan tipis Timnas Garuda 2-1 atas Chinese Taipei atau Taiwan.

BACA JUGA : Fenomena Mega Bintang, antara Messi dan Ronaldo Ternyata Sama Saja

Banyak yang memberikan pernyataan positif tetapi juga tidak sedikit yang mengunggah kalimat nyinyir dan mengandung aura pesimis.

Melawan tim sekelas Chinese Taipei saja yang pemain-pemainnya tidak jelas cuma menang tipis 2-1. Bagaimana jika bertemu tim seperti Thailand, Vietnam dan Malaysia di ajang Piala AFF?

Kira-kira demikian mereka berkomentar tentang performa Timnas Garuda asuhan Shin Tae yong ini. Itu salah contoh komentar berbau sampah.

Kendati demikian, pernyataan tersebut sebenarnya bisa disikapi dengan positif. Anggap saja komentar itu sebagai cambuk untuk perbaikan menghadapi laga berikutnya.

Pada leg pertama Timnas Garuda sukses meraih kemenangan melawan Chinese Taipei dengan skor 2-1. Ini adalah ajang  play off kualifikasi Piala Asia 2023.

Kemenangan ini juga tercatat sebagai kemenangan perdana bagi coach Shin Tae yong dalam membesut Timnas Garuda Senior.

Melihat permainan kedua tim dalam laga tersebut, Timnas Garuda memiliki keunggulan baik secara individu maupun secara organisasi tim.

Jadi sangat kecil kemungkinan Taiwan mampu membalikkan keadaan dengan bermodal satu gol tandang mereka.  Setelah unggul 2-1 tinggal melanjutkan menit permainan laga dalam 90 menit berikutnya.

Gol cepat dari Timnas Garuda sangat membantu meningkatkan kepercayaan diri skuad Merah Putih. Atau jika kebobolan dulu masih ada kesempatan untuk menyamakan kedudukan sehingga menggagalkan kemenangan Taiwan.

Laga leg pertama berlangsung di Stadion Chang Arena Buriram, Thailand, Kamis (7/10). Kemudian di tempat yang sama berlangsung leg kedua, Timnas Garuda kembali bertemu Chinese Taipei.

Ada satu sosok yang mencuri perhatian ketika Garuda berlaga di leg pertama kemarin yaitu sosok dari Ramai Melvin Rumakiek asal Papua yang saat ini bermain bersama Persipura di Liga 1.

Pemain yang berposisi sebagai gelandang tersebut menjalani debut bersama timnas Indonesia dan yang spesial ia mampu mencetak gol pada menit ke-18.

Rumakiek anak muda kelahiran 2002 mengaku bersyukur dan bangga bisa menjalani debut bersama timnas Indonesia. Pada saat dipanggil coach Shin Tae yong untuk mempertkuat Timnas Garuda, Rumakiek merasa terkejut.

Apalagi kemudian diberi kesempatan menjadi pemain starter. Mendapat kepercayaan oleh pelatih Shin Tae-yong bermain sejak menit pertama, anak muda Papua itu percaya diri dengan mencetak gol di laga tersebut.

Sungguh luar biasa karena pada debutnya bersama Timnas Garuda Senior telah berhasil mencetak gol. Bahkan Rumakiek berhasil melampaui Egy yang sudah lebih dulu memperkuat Timnas Senior namun belum berhasil mencetak gol.

Gol  kedua seperti sudah kita ketahui dicetak Evan Dimas dari satu kerja sama yang sangat rapi terorganisir. Seharusnya gol-gol dari skuad Garuda pada babak kedua itu tercipta mengingat banyak peluang emas yang terjadi.

Egy Maulana Vikri paling tidak memiliki 5 peluang emas tapi tembakannya sering terlalu lemah sehingga mudah diantisipasi kiper Chinese Taipei dan satu tembakannya melebar.

Pada menit akhir karena pemain belakang kita kehilangan fokus, Timnas Garuda harus kebobolan 1 gol ang berasal dari bola mati yang mampu dimanfaatkan dengan baik oleh skuad Chinese Taipei.

Pelatih Shin Tae yong menyambut gembira kemenangan ini. Walaupun dia menyesalkan karena beberapa peluang yang harusnya menghasilkan gol ternyata tidak terjadi. Begitu juga gol yang tidak perlu terjadi di menit akhir tersebut.

“Pertama masalah penyelesaian akhir untuk menjadi gol masih belum oke. Lalu pemain kurang fokus hingga laga selesai yang mengakibatkan kita kebobola. Untuk itu sisa dua hari hari latihan ini, kami akan memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada di tim ini,” tukas pelatih berusia 52 tahun tersebut seperti dirilis situs resmi Federasi, PSSI.org (8/10/21).

Laga leg kedua Indonesia melawan Chinese Taipei akan kembali berlangsung di Stadion Chang Arena Buriram, Thailand pada Senin (11/10).  Kita masih optimis menghadapi laga ini kendati Chinese Taipei memiliki 1 gol tandang.

Target skuad Garuda harus memenangkan laga ini berapapun skornya. Kemenangan jauh lebih membanggakan walaupun cukup bermain imbang Timnas Garuda sudah lolos dari fase play off ini. Selamat berjuang Garuda.

Bravo Merah Putih @hensa

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed