oleh

Badminton Story : Fitriani Sudah Siap Kembali ke Rimba Bulutangkis Dunia

-Olahraga-Telah Dibaca : 201 Orang

Fitriani akan beraksi di Indonesia Masters 2021 (Foto BWFbadminton.com). 

Agenda bulutangkis kembali bergulir pada medio November 2021 ini setelah pada akhir September dan Oktober berlangsung event Piala Sudirman, Thomas dan Uber Cup, Denmark Open, French Open dan Hylo German Open.

Perjalanan para pebulutangkis Dunia akan berlanjut berkiprah pada Indonesia Masters 2021 yang dijadwalkan berlangsung di Bali International Convention Centre, Nusa Dua, Bali, 16-21 November 2021.

BACA ARTIKEL PILIHAN : Kiprah Ribka Sugiarto dan Siti Fadia Menatap Elit Ganda Putri Dunia.

Sebanyak 28 wakil Indonesia akan tampil pada turnamen Indonesia Mater 2021. Turnamen BWF World Tour ini naik levelnya dari Super 500 ke level Super 750 dengan hadiah total mencapai Rp 8,5 miliar.

Salah satu dari mereka adalah tunggal putri Fitriani yang sudah lama tidak aktif dalam turnamen BWF World Tour Super Series yang diselenggarakan oleh Badminton World Federatioan (BWF).

Anda pasti mengenal siapa Fitriani? Iya benar, dia adalah mantan tunggal putri pertama Tim Indonesia sebelum Gregoria Mariska. Sejak Maret 2021 lalu, Fitriani sudah tidak lagi menghuni Pelatnas PBSI.

Tunggal putri ini tercoret dalam daftar atlet Pelatnas PBSI 2021 yang dianggap prestasinya sudah mentok dan dikembalikan ke klub asalnya, PB Exist. Padahal dialah tunggal putri satu-satunya saat ini yang berhasil meraih gelar turnamen BWF World Tour Series.

Fitriani berhasil meraih gelar di turnamen Princess Sirivannavari Thailand Masters tahun 2019. Gelar pertamanya selama berkiprah dalam turnamen yang diselenggarakan oleh BWF.

Saat itu Fitriani menyingkirkan pemain unggulan pertama, Nitchaon Jindapol dari Thailand di babak kedua. Kemudian giliran Yeo Jia Min dari Singapore di babak perempat final, Deng Joy Xuan (Hongkong) di semi final dan Busanan pebulutangkis tuan rumah Thailand di final.

Prestasi tersebut belum pernah dicapai oleh tunggal putri Indonesia seangkatannya atau angkatan di bawahnya seperti Gregoria Mariska dan Ruselli Hartawan yang saat ini masih berada di Pelatnas Cipayung.

Memperhatikan rekam pertemuan diantara mereka, Fitriani sampai saat ini masih unggul 4-0 atas Gregoria Mariska. Terakhir Fitriani menundukkan Gregoria Mariska dalam turnamen Indonesia Open 2016 dengan rubber games, 21-14, 13-21 dan 21-16.

Pada Indonesia Masters 2021 di Bali, Fitriani berada di grup atas bersama unggulan pertama Akane Yamaguchi dan unggulan ketiga, Pusarla Shindu.

Fitriani pada 32 besar harus menyingkirkan pemain asal Spanyol, Clara Azurmendi untuk bertemu di babak kedua melawan Pusarla Shindu.

Tentu ini tantangan yang tidak ringan bagi Fitriani yang baru pertama kali lagi turun bertanding setelah vakum selama dua tahun. Apalagi rekor pertemuannya menghadapi Shindu selalu mengalami kekalahan dalam 5 laga mereka.

Selain di nomor tunggal putri, gadis berusia 23 tahun ini akan bermain pula pada nomor ganda putri berpasangan dengan Yulia Yosephin. Ini untuk pertama kalinya Fitriani bermain dalam nomor ganda putri yang layak untuk ditunggu kiprahnya.

Ganda putri baru ini pada babak pertama akan berhadapan dengan sesama pemain Indonesia, Febby Valencia/Yesita Putri. Baru pada babak kedua mereka menghadapi lawan sepadan asal Malaysia unggulan ke-8, Pearly Tan/Thinaah.

Mari kita tunggu kiprah Fitriani yang memiliki ranking 41 Dunia  di tunggal putri. Apapaun hasilnya, kiprah Fitriani di turnamen Indonesia Masters 2021 ini bisa merupakan tonggak awal kebangkitannya.

Sementara itu Pemain top Indonesia lainnya yang turun bertanding, mulai dari Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, Anthony Sinisuka Ginting, hingga Greysia Polii/Apriyani Rahayu dipastikan turut serta.

Tahun lalu, Indonesia Masters digelar pada Januari 2020 di Istora Senayan, Jakarta dan masih berlevel Super 500. Indonesia merebut tiga gelar dan satu runner-up.

Para pemegang gelar yaitu Greysia Polii/Apriyani Rahayu (ganda putri), Anthony Sinisuka Ginting (tunggal putra), dan Marcus Fernaldi/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Gelar runner up diraih oleh Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang berduel di final melawan rekan mereka, Marcus/Kevin.

Dikutip dari Badmintonindonesia (8/11/21), para pemain Indonesia selengkapnya yang diturunkan dalam turnamen Indonesia Maters 2021 selengkapnya adalah :

Tunggal Putra

– Anthony Sinisuka Ginting

– Jonatan Christie

– Shesar Hiren Rhustavito

– Tommy Sugiarto

Tunggal Putri

– Gregoria Mariska Tunjung

– Ruselli Hartawan

– Fitriani

Ganda Putra

– Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo

– Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan

– Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto

– Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin

– Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri

– Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan

– Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Ishfahani

– Galuh Dwi Putra/Gabriel C Wintan Wijaya

Ganda Putri

– Greysia Polii/Apriyani Rahayu

– Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto

– Nita Violina Marwah/Putri Syaikah

– Feby Valencia Dwijayanti Gani/Jesita Putri Miantoro

– Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi

– Melani Mamahit/Triyola Nadia

– Fitriani/Yulia Yosephine Susanto

Ganda Campuran

– Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti

– Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja

– Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari

– Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso

– Zachariah Josiahno/Hediana Julimarbela

– Rehan Naufal/Lisa Ayu.

Selamat bertanding para pahlawan bulutangkis Indonesia.

Bravo Merah Putih @hensa.

Komentar

Tinggalkan Balasan