oleh

CerBung : Han! Aku Cinta Padamu (47)

-Cerpen, Fiksiana-Telah Dibaca : 83 Orang

Cerbung ini khusus persembahan penulis untuk mereka para mahasiswa. Namun juga untuk mereka yang masih berjiwa muda. 

EMPAT PULUH TUJUH 

Hari-hari yang penuh dengan kegiatan akademik di Kampus ternyata tidak cukup untuk memalingkan perasaan rinduku kepada Aini. Aku menjalani semua aktivitas hanya untuk sekedar membujuk rasa rindu ini.

Namun semua upaya itu tidak berhasil, kerinduan kepada Aini seperti sudah sangat memuncak.

Ketika ada telepon dari Aini sehingga bisa mendengar suaranya yang merdu, rasa rindu itu bukannya terobati, malah bertambah kuat untuk segera ingin bertemu.

Akhirnya harapan rinduku segera terwujud semakin nyata. Doa-doaku kepada Allah dikabulkan agar Aini diberikan kelancaran dalam urusan studinya.

Dua hari yang lalu aku menerima kabar bahwa minggu depan Aini memasuki liburan Semester. Tentu saja Aini akan pulang ke Indonesia dengan membawa sejuta rindu yang seolah sudah terpendam berabad-abad.

Bukan Aini saja yang memilki rasa rindu yang terpendam. Aku sendiri merasakan hal yang sama.

Betapa lama menunggu minggu depan pada saat Aini tiba di tanah air. Aku membayangkan Aini memandangku dengan matanya yang indah dengan senyumnya yang menentramkan dengan sapanya yang merdu penuh ketulusan dan tutur katanya yang lembut.

Betapa lama menunggu minggu depan. Betapa hari-hari seperti merayap tak beranjak bahkan seperti terdiam. Betapa setiap malam seakan semakin panjang dan seolah tak berujung pagi.

Betapa setiap senja seakan terpana sejuta kala dan seolah tak berujung malam. Begitu lambat rasanya hari berlalu. Namun demikian aku terus menuju hari yang sudah ditentukan dimana aku bertemu Aini Mardiyah.

BERSAMBUNG. 

BACA dari Episode 1 : Han! Aku Cinta Padamu (1). 

@hensa.

Ilustrasi Foto by Pixabay.

Teman-teman bagi penggemar novel atau cerbung sila baca novel di bawah ini, klik saja tautannya.

BACA JUGA Kisah Cinta Jomlo Pesantren.

Komentar

Tinggalkan Balasan

1 komentar