oleh

Gregoria Mariska Hadapi Tantangan Berat dalam Karirnya

-Terbaru-Telah Dibaca : 184 Orang

Gregoria Mariska adalah pebulutangkis putri yang saat ini merupakan satu-satunya tunggal putri Indonesia dengan ranking BWF tertinggi. 

Oleh karenanya gadis kelahiran Wonogiri 23 tahun yang lalu ini menjadi tumpuan nomor tunggal sejauh ini bagi dunia Bulutangkis Indonesia. 

Sebelumnya ada nama-nama seperti Fitriani dan Ruseli Hartawan, dua sosok tunggal putri yang saat itu merupakan trio harapan masa depan. Namun Fitri dan Ruseli karirnya semakin redup dan mereka sudah tidak lagi menghuni Pelatnas Cipayung.

Maka kini Gregorian Mariska adalah tunggal putri paling senior yang menjadi ujung tombak perbulutangkisan Indonesia di ajang International.

Untuk itu sangat wajar kiprahnya dalam setiap turnamen menjadi sorotan para Badminton Lovers. Tentu saja mereka selalu memberikan pujian dalam setiap prestasinya.

Namun juga tidak jarang harus menerima kritikan bahkan caci maki yang menyakitkan perasaan gadis belia itu. Sungguh sangat berat bagi Gregoria Mariska menjadi figur sebagai pebulutangkis yang berjuang membela Negara.

Jorji menghadapi tuntutan para Badminton Lovers ini seolah sendirian. Karena sosok tunggal putri lainnya yang selama ini menjadi harapan pendampingnya, Putri Kusuma Wardani, tidak kunjung bangkit prestasinya. 

Putri yang saat ini memiliki ranking 37 Dunia adalah pemain terdekat yang menjadi tumpuan tunggal putri Indonesia. Selain Putri ada Ruselli Hartawan ranking 54 Dunia dan Komang Ayu dengan ranking 62 Dunia.

Namun mereka masih belum mampu memberikan prestasi yang menggembirakan. Khusus Komang Ayu sejauh ini masih berkiprah pada level turnamen International Series.

Bagi Jorji walaupun harus menghadapi tekanan yang berat tetapi harus disikapi dengan positif. Berjuang sendirian sebagai tumpuan dan harapan tunggal putri Indonesia saat ini. Kita sangat layak mendukung gadis belia ini.

Salam@hensa.

Komentar

Tinggalkan Balasan