oleh

Girangnya Berjumpa Kawan Lama

-Cerpen-Telah Dibaca : 25 Orang
Pada tanggal 5 April 2021 tepatnya pukul 10.52 pagi, saya dikagetkan dengan hadirnya chat di what app. Pertama muncul ucapan salam dan dia menyapa masih kenal saya tidak.
Saya kembali membalas what app dengan kalimat “maaf anda siapa?”. Dia pun lantas membalas kembali chat dari saya “masa tidak kenal”. Ini membuat saya jadi penasaran siapa sebenarnya dia.
Lalu saya melihat foto profilnya dan memulai untuk mengingat wajahnya. Tapi masih saja saya bertanya dalam hati “siapa yaa?”. Memori saya mulai berputar ulang ke masa SD, SMP, SMA dan kuliah. Akhirnya rasa penasaran saya berujung pada satu titik yaitu seseorang teman lama sewaktu di SMP.
Sewaktu SMA saya memiliki satu group sahabat dalam kelas namanya Nehy girl. Nehy girl memiliki kepanjangan tersendiri. Kata Nehy diambil dari nama kami masing-masing yaitu N untuk Nani, E itu Eulis, H dari nama saya sendiri Herni dan Y diambil dari nama Yuyun. Sedangkan girl dalam Bahasa Indonesia adalah perempuan.
Jadi Nehy Girl adalah sekelompok perempuan remaja yang masih menjajaki pengalaman hidup di masa remajanya. Pada saat itu kami punya semboyan apapun yang terjadi harus bareng-bareng. Ketika pembelajaran kami selalu duduk bebarengan. Kebetulah dan alhamdulillah saya diberi kecerdasan oleh Alloh SWT tempat duduk pun selalu di depan.
Sedangkan dua yang lainnya ada di bangku belakang saya persis. Ketika ulangan saya selalu memberikan lembar jawaban pada teman-teman. Kalau sekarang mungkin suatu kebiasaan yang buruk. Namun saat itu kami tidak berpikiran sampai ke situ.
Suatu ketika beberapa guru mengetahui bahwa kelompok kami selalu mencontek dan yang menjadi sumber contekkan nya saya. Akhirnya beberapa guru pun memberlakukan kami secara ketat. Terutama salah satu guru paling galak saat ini bernama Pak Endang. Beliau adalah seorang guru Bahasa Inggris.
Ketika pelajaran Bahasa Inggris saya selalu mengerjakan tugas paling no. 1, setelah itu diikuti oleh ke-3 teman dekat saya yaitu Eulis, Nani dan Yuyun. Nilainya pun tidak pernah kecil hanya selisih sedikit diantara kami. Pak Endang pun tahu kebiasaan kami berempat selalu mencontek hasil kerjaan saya.
Setelah beberapa pertemuan pembelajaran Bahasa Inggris akhirnya tibalah waktu ulangan Bahasa Inggris. Saat ulangan Bahasa Inggris saya selalu diminta Pak Endang untuk mengerjakan nya di meja paling depan. Tidak hanya itu Pak Endang selalu mengawal saya ulangan ini dikarenakan kebiasaan saya selalu memberikan jawaban pada teman dekat saya.
Kejelekan kelompok kami tidak hanya sampai disitu, setiap tidak ada guru di kelas kami pun selalu minggat dari sekolah dengan memberikan tip suap kepada satpam sekolah kami. Kami minggat bukan untuk berbuat negatif namun hanya sekedar main ke rumah teman dan makan-makan disana.
Itulah sekelumit tentang perjalanan kehidupan masa remaja kami ketika di SMA. Dan baru hari ini kami bisa bersua melalui what app. Betapa girangnya hati ini berjumpa dengan kawan-kawan lama yang penuh dengan kenangan. Kami saling sapa dan saling mengenang masa-masa itu. Sesaat rasanya ingin tersenyum kalau teringat masa SMA.
Namun kami memiliki prisip untuk selalu maju dan berkembang. Alhamdulillah kami diberi rezeki yang luar biasa oleh Alloh SWT. Dari semua anggota Nehy Girl menjadi orang yang berguna bagi Agama, Negara dan keluarga. Diantara kami ada yang menjadi ibu rumah tangga, pegawai pemerintah dan menjadi guru.
Kini Kami hidup berpencar yang masih tinggal di Garut ada 2 orang yaitu Nani dan Yuyun. Sedangkan yang hijrah ke negeri orang ada 2 orang salah satunya saya hijrah ke Wangon/ Banyumas/ Jawa Tengah. Kami pun berempat hidup bahagian bersama keluarga kami masing-masing.
Sungguh hari ini merupakan hari paling membuat hati ini girang tak terhingga bisa berjumpa kawan lama. Terima kasih Ya Rabb Engkau masih memberi kesempatan untuk saling bersilahturahmi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed