oleh

Konsep Sehat Sakit

-Edukasi, Terbaru, YPTD-Telah Dibaca : 63 Orang

 Bertahan Pada Penyakit Mematikan

            Pada penulisan kali ini saya akan menceritakan sedikit pengalaman mengenai salah satu penyakit mematikan, yaitu Diabetes. Mengapa saya bisa mengatakan penyakit ini adalah salah satu penyakit yang mematikan hal ini dikarenakan penyakit diabetes berlangsung seumur hidup dan dapat menimbulkan sejumlah komplikasi bila penderita tidak mengendalikannya.

Maka tak heran kalau penyakit diabetes semakin menjadi perhatian karena jumlah penderitanya yang terus bertambah. Menurut WHO, sudah ada sekitar 150 juta orang yang mengalami diabetes di seluruh belahan dunia karena memang penyakit ini menyerang tidak memandang apapun.

Pengertian dibetes sendiri menurut WHO, adalah suatu gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid dan protein sebagai akibat dari insufisiensi fungsi insulin.Ya, pada penderita diabetes, pankreas tidak mampu memproduksi insulin sesuai dengan kebutuhan tubuh. Sedangkan tanpa insulin, sel-sel tubuh tidak dapat menyerap dan mengolah glukosa menjadi energi.

Sebagian besar penderitanya mengaku bahwa mereka baru menyadari adanya penyakit diabetes setelah muncul komplikasi serius seperti gangguan mata atau gangguan ginjal. Karenanya, mengetahui kehadiran penyakit ini sedini mungkin menjadi suatu hal yang sangat penting.

Faktor Risiko Diabetes Tipe 1

Secara umum, pengertian penyakit diabetes dibedakan menjadi dua jenis, yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2. Diabetes tipe 1 ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh penderita menyerang dan menghancurkan sel-sel pankreas yang memproduksi insulin. Hal inilah yang mengakibatkan peningkatan kadar glukosa darah, sehingga terjadi kerusakan pada organ-organ tubuh.

Seseorang akan lebih mudah mengalami diabetes tipe 1 jika memiliki faktor risiko seperti berikut ini:

– Memiliki keluarga dengan riwayat diabetes tipe 1.
– Menderita infeksi virus.
– Orang berkulit terang diduga lebih mudah mengalami diabtes tipe 1 dibandingkan ras lain.
– Diabetes tipe 1 banyak terjadi pada usia 4-7 tahun dan 10-14 tahun, walaupun diabetes tipe 1 dapat muncul pada usia berapapun.

Faktor Risiko Diabetes Tipe 2

Sedangkan pada diabetes tipe 2 merupakan jenis diabetes yang lebih sering terjadi. Diabetes jenis ini disebabkan oleh sel-sel tubuh yang menjadi kurang sensitif terhadao insulin, sehingga insulin yang dihasilkan tidak dapat digunakan dengan baik.

Pada kasus diabetes tipe 2, seseorang akan lebih mudah mengalami kondisi ini jika memiliki faktor risiko seperti:

– Kelebihan berat badan.
– Memiliki keluarga dengan riwayat diabetes tipe 2.
– Kurang aktif. Pasalnya aktivitas fisik ini membantu mengontrol berat badan, membakar glukosa sebagai energi, dan membuat sel tubuh lebih sensitif terhadap insulin. Jadi, kalau kurang aktif bergerak, seseorang bisa lebih mudah terkena diabetes tipe 2 ini.
– Bertambahnya usia.
– Menderita tekanan darah tinggi.
– Memiliki kadar kolesterol dan trigliserida abnormal. Seseorang yang memiliki kadar kolesterol baik atau HDL yang rendah dan kadar trigliserida yang tinggi lebih berisiko mengalami diabetes tipe 2.

Seperti yang telah di alami ayah saya sendiri selama menderita penyakit Diabetes Tipe 1 sejak tahun 2017 silam. Bagaimana beliau mulai mengatur pola hidup sehat dengan mulai mengurangi gula yang terdapat pada makanannya atau pun dengan usaha mengganti gula pada kopinya dengan gula diabetasol yang memang di peruntukkan bagi penderita diabetes. Mama juga ikut serta dalam membantu kesembuhan ayah yaitu dengan mennganti beras putih menjadi beras merah di karenakan kandungan pada beras putih glukosanya lebih tinggi di bandingkan beras merah. Saya pun ikut serta membantu mengontrol gula darah ayah menggunakan alat glucometer.

Tak jarang pula ayah saya mengalami gula darah yang tinggi di karenakan terkadang lalai dalam kesehatannya. Dengan badan beliau yang semakin lama di gerogoti penyakit ini saya dan keluarga lainnya selalu mensupport dan mengigatkan ayah untuk menerapkan pola hidup sehat.

Berbagai macam obat herbal ataupun obat dari dokter sudah di lakukan tetapi tidak juga mampu untuk menurunkan gula darah beliauyang semakin tinggi, bulan lalu gula darah ayah sempat di atas 400 dengan badannya yang lemas dan mulai ringkih terkadang beliau mulai putus asa.

Tetapi belakangan ini dia mulai masuk ke dalam group kesehatan yang memang di peruntukkan untuk kesembuhan penderita diabetes, beliau mulai mengikuti program-program yang di sarankan dari narasumber yang sudah di percaya tak lupa selalu di damping berolahraga secara teratrur. Dan benar saja saat beliau mulai mengikuti satu program gula darah beliau berangsur-angsur menurun, dengan tekun beliau mengikuti saran-saran yang di berikan dan mulai semangat kembali dalam menjalani hidup.

Maka tak ada salahnya bagi kita untuk menghindari atau mencegah penyakit diabetes mulai sejak dini.Apalagi buat kamu yang memiliki faktor risiko diabetes, maka sangat penting untuk melakukan pencegahan diabetes. Misalnya saja jika kamu kelebihan berat badan atau mempunyai keluarga dengan riwayat diabetes.Maka untuk menghindarinya, kamu bisa menerapkan pola hidup sehat sebagai kunci utamanya. Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang, berolahraga secara teratrur, dan menjaga berat badan agar tetap ideal.

 

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed