oleh

Menyambut Ramadan Dengan “MKG”

-Humaniora, Terbaru-Telah Dibaca : 70 Orang

Bagi guru MKG merupakan kegiatan rutin yang harus dilakukan hampir setiap semester untuk membicarakan berbagai masalah tentang peningkatan mutu pembelajaran. Maka MKG bagi guru adalah Musyawarah Kerja Guru.
Bagaimana kita menyambut Ramadan dengan MKG…?
Sebelum menanggapi pertanyaan tersebut tentu MKG dalam hal ini bukan Musyawarah Kerja Guru yang biasa dilakukan oleh para guru.
Akan tetapi tahukah kita bahwa MKG sangat penting kita lakukan sebelum memasuki bulan ramadhan.
Insya Allah enam hari kita akan memasuki bulan suci ramadhan 1442H.
Sebagai umat islam melaksanakan Ibadah puasa hukumnya wajib, karena puasa adalah salah satu dari rukun islam yang lima.
Untuk itu para ulama menganjurkan kepada setiap umat islam agar membersihkan dan mensucikan diri sebelum memasuki bulan suci ramadhan baik secara jasmani maupun rohani.
Nah..untuk mensucikan diri kita secara jasmani dan rohani dari segala sifat dan perbuatan yang tidak baik selama ini terutama kesalahan diantara sesama, maka MKG sangat penting untuk kita lakukan.
Lalu apa MKG itu. ?
M : Maafkan
K : Kuatkan
G : Gembira
Saling memaafkan atas segala kesalahan dan kekhilafan merupakan perbuatan yang harus kita lakukan terutama sebelum memasuki bulan suci ramadhan. Dengan memberi maaf terlebih dahulu kepada keluarga, sahabat, teman dan handai taulan adalah perbuatan yang dapat mensucikan jiwa dan raga. Sebagaimana salah satu hadist yang artinya “Barang siapa yang memberi maaf kepada saudaranya sebelum diminta maka Allah akan memaafkan dan mengampuni segala dosanya, sesungguhnya Allah maha pemaaf lagi maha pengampun” ( Al Hadist).
Kuatkan, Ibadah puasa merupakan ibadah lahir dan bathin. Oleh karena itu kesehatan secara fisik harus dijaga dengan menguatkan kebiasaan perilaku hidup sehat dan bersih (PHBS). Menguatkan fisik dengan memakan makanan yang halal dan baik (halalan thoyyiban) harus dibiasakan sebelum memasuki bulan suci ramadhan. Dengan demikian dapat membantu kita untuk menguatkan dan meningkatkan amal ibadah kita ketika memasuki bulan ramadhan sehingga kita benar benar dapat mendirikan puasa dengan khusuk. Seperti hadis Rasulullah yang artinya ” Barang siapa yang mendirikan puasa dengan keimanan dan keikhlasan maka Allah akan mengampuni dosanya setahun yang lalu.
Gembira, bergembira dengan datangnya bulan suci ramadhan adalah sikap yang harus dimiliki oleh setiap orang yang beriman. Karena barang siapa yang bergembira dengan datangnya bulan suci ramadhan maka baginya adalah surga.
Dalam sebuah riwayat dikisahkan bahwa ada seorang nasrani dijaman Rasulullah yang selalu bergembira ketika menjelang bulan suci ramadhan dengan ikut membersihkan dirinya dengan meminta maaf dan memberi maaf kepada siapa saja yang ditemui serta ikut menghidupkan bulan ramadhan dengan memberikan makanan kepada orang yang berbuka puasa dengan perasaan gembira, maka ketika menjelang wafatnya dia beriman dan mengucapkan dua kalimah syahadat(ust Abu Hanifah Al Bahjah TV).
Untuk itu marilah kita membersihkan diri dengan saling MEMAAFKAN dan terus saling KUATKAN dalam kebaikan dan ketaqwaan dengan selalu senang dan GEMBIRA ketika Ramadhan tiba.
Semoga kira bisa sampai pada bulan ramadhan serta dapat melaksanakan dan mendirikan puasa dengan penuh keimanan dan keyakinan selama sebulan penuh agar kita mendapatkan predikat orang yang muttaqin. Aamiin Ya Rabbal’alamin. Marhaban Ya Ramadhan.

Tentang Penulis: M.Hamidi

Avatar
Pekerja Sosial, Pelaku Pemberdayaan Masyarakat, Praktisi Pendidikan

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed