oleh

Mengintip KPI di YDM

-Edukasi, Humaniora, Literasi-Telah Dibaca : 620 Orang

KUALITA Pendidikan Indonesia, disingkat KPI adalah sebuah lembaga konsultan pendidikan di Indonesia. Berkedudukan di Kota Pahlawan, Surabaya. Banyak sekolah yang menjadi binaan KPI di Tanah Air saat ini. Termasuk di Kepri, khususnya di Kabupaten Karimun. KPI memberikan pembinaan dan pendampingan untuk peningkatan pengelolaan sekolah-sekolah yang menjadi binaannya itu.

Sejak lebih dari satu tahun lalu YDM (Yayasan Darul Mukmin) Kabupaten Karimun mengundang KPI (Kualita Pendidikan Indonesia) untuk datang ke Karimun. Pembina YDM (kita sebut Darul Mukmin saja), Dr. Muhammad Hasbi, MSi menginginkan Darul Mukmin melalui sekolah-sekolah Darul Mukmin bisa lebih baik lagi. Dia berharap KPI ikut langsung melihat dan mendampingi sekolah-sekolah yang ada di bawah Darul Mukmin untuk diawasi langsung. Tentu saja setelah disepakati dan ditandatangi kesepakatan kerja sama antara Daul Mukmin dengan lembaga konsultan pendidikan ini.

Di Darul Mukmin ada tiga sekolah (formal) di bawah Kemdikbud (TK, SD dan SMP IT) dan satu sekolah di bawah Kemenag (MDA/ TPQ) yang dikelola Darul Mukmin. Yayasan ingin sekolah-sekolah itu dapat memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Karimun khususnya atau masyarakat Indonesia pada umumnya jika menyekolahkan anaknya di Darul Mukmin. Orang tua yang ingin anaknya dididik di sekolah terbaik dengan budaya alquran tradisi keislaman dapat merasa puas ketika anak-anak mereka disekolahkan di Darul Mukmin. Itulah maksud pendampingan yang dilakukan oleh KPI di YDM.

Tentu saja Darul Mukmin harus merogoh ‘saku keuangan’ agak lebih dalam. Dengan durasi kontrak kerja sama paling sedikit satu tahun (12 bulan) untuk setiap sesi pendampingan, dibutuhkan biaya yang tidak sedikit. Darul Mukmin wajib membayar iuran bulanan selama satu tahun dan membiayai setiap tim KPI datang langsung ke Darul Mukmin melaksanakan sesi pendampingannya. Sekurang-kurangnya dua orang setiap kali datang ke Karimun wajib ditanggung ongkos transportnya (Surabaya-Batam, pesawat dan Batam-Karimun, kapal laut) oleh Darul Mukmin. Kewajiban itu sudah tertera dalam dokumen kerjasa sama yang ditandatangani bersama.

Selain itu tentu termasuk menanggung biaya akomodasi (hotel) dan tansportasi selama di Karimun serta makan-minumnya. Biasanya 2-3 hari untuk setiap kali datang. Sementara dalam satu tahun biasanya sampai enam kali pertemuan tatap muka. Dokumen kerja sama memang mencntumkan secara detail hak dan kewajiban kedua pihak.

Pendampingan untuk tahap pertama yang dimulai tahun 2019/ 2020 lalu telah dilaksanakan untuk SD IT Darul Mukmin. Sebagai konsultan KPI membedah sekolah ini dari hulu ke hilir. Dari perencanaan hingga pelaksanaan dan penilaian (evaluasi) KPI mendampingi para guru dan Kepala Sekolah. Seperti apa seharusnya sekolah ini berjalan sesuai SNP (Standar Nasional Pendidikan) plus Standar JSIT (Jaringan Sekolah Islam Terpadu) dan Standar KPI sendiri, itulah yang dilakukan selama pendampingan.

Alhamdulillah, sekolah ini mendapatkan pengetahuan dan pengalaman sangat penting dalam usaha pengelolaan sekolah dengan baik. Selama satu tahun Tim KPI melaksanakan program pendampingannya terasa sekali perubahan signifikan oleh warga sekolah berbanding sebelum pendampingan. Hal itu dijelaskan oleh para guru dan juga oleh Kepala Sekolah SD IT Darul Mukmin. Pengurus yayasan juga mengaminkan pernyataan dari pihak sekolah.

Tahun berikutnya pendampingan dilaksanakan untuk pengurus yayasan. Dan yang saat ini berjalan adalah pendampingan untuk manajemen yayasan. Pertmuan dua hari (Kamis-Jumat, 4-5/ 3/ 2021) ini adalah pertemuan kedua secara ‘tatap muka’ setelah pertemuan sebelumnya dua bulan yang lalu. Pertemuan-pertemuan online juga dilaksanakan. Tugas-tugas yang diberikan pada pertemuan pertama, direvew pada pertemuan ini. Mulai penyusunan AD/ ART Yayasan sampai kepada penyusunan Renstra dan Program sekolah. Itulah yang dilaksanbakan dalam dua hari ini.

Dua sesi pertemuan pendampingan terakhir, narasumber KPI yang hadir adalah Dr. Sibihul Qishom dan Dr. Kholid. Keduanya memberikan materi tentang penyusunan dokumen yang diperlukan oleh sebuah lembaga pendidikan seperti Darul Mukmin. Seperti dokumen yang baik dan benar, bagaimana menyusun visi-misi dan lain-lainnya, semuanya dijelaskan oleh kedua narasumber.

Akan ada empat petemuan tatap muka lagi dalam durasi 12 bulan dan beberapa kali pertemuan online (daring) antara KPI dengan manajemen yayasan serta pimpinan unit (sekolah) yang ada di bawah Darul Mukmin. Sebagai salah satu pengurus di YDM saya ikut langsung membersamai kegiatan ini dengan para pengurus (manajemen) Darul Mukmin dan para Kepala Sekolah serta guru-guru yang dilibatkan oleh Kepala Sekolah.

Dari beberapa kali pendampingan untuk unit (SD IT Darul Mukmin) dan setelah dua kali kegiatan pendampingan untuk yayasan dapat disimpulkan bahwa kegiatan pendampingan ini memang sangat penting untuk kemajuan pendidikan, khususnya di Darul Mukmin. Bahkan boleh jadi akan berimbas positif juga bagi sekolah-sekolah lain yang berdekatan dengan sekolah Darul Mukmin. Seperti sudah diketahui, di Karimun selain sekolah-sekolah di bawah Darul Mukmin juga ada sekolah lain yang termasuk jaringan sekolah Islam terpadu. Boleh jadi sekolah-sekolah itu juga mendapatkan imbas positifnya.

Tentu saja sangat diharapkan keluarga besar Darul Mukmin, khususnya orang tua siswa di sekolah-sekolah Darul Mukmin mendukung penuh program pendampingan ini. Dengan biaya yang lumayan besar, kontribusi orang tua sebagai tulang punggung keuangan sekolah sangatlah diharapkan. Semoga!***

Komentar

Tinggalkan Balasan

1 komentar

News Feed