oleh

Selamat Bertugas Bupati dan Wakil Bupati Baru, Stock Lama

-Edukasi, Humaniora, Karir-Telah Dibaca : 161 Orang

HARI Senin (26/04/2021) kemarin telah dilaksanakan Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Karimun terpilih periode 2021-2024, Pak H. Aunur Rafiq dan pasangannya Pak H. Anwar Hasyim di Tanjungpinang. Prosesi pengukuhan oleh Gubernur Kepri atas nama Presiden RI dilaksanakan di Gedung Daerah, Provinsi Kepri.

Begitulah berita yang sudah kita baca sejak kemarin bahkan sejak beberapa hari belakangan menjelang pelantikan di banyak media di daerah ini. Lebih-lebih di media sosial, beritanya bersiliweran perihal pelantikan orang nomor satu dan dua kabupaten itu. Dan di sepanjang jalan seputaran Rumah Dinas Bupati sejak tiga hari sebelumnya juga sudah terpampang papan-papan ucapan selamat dari berbagai perusahaan, lembaga, kantor dan bahkan dari pribadi juga.

Pelantikan orang nomor satu dan dua Kabupaten Karimun, yang dihelat di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Ibu Kota Provinsi Kepri dan langsung dilantik Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengakhiri penantian panjang Kepala Daerah Karimun hasil Pilkada serentak 2020. Penantian terjadi karena hasil Pilkada yang diumumkan oleh KPU Kabupaten Karimun tidak langsung diterima oleh kedua pasangan calon. Salah satunya mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Tentang prosesi pelantikannya sendiri di Tanjungpinang berjalan lancar dan tentu saja dengan protokoler kesehatan yang super ketat. Di kabupaten juga dapat disaksikan langsung secara virtual. Konon, pelantikan ini disejalankan dengan pelantikan-pelantikan yang sama di daerah lain untuk Kepala Daerah yang terpilih sama-sama pada Pilkada lalu juga. Ada beberapa Kepala Daerah yang pelantikannya tertunda menunggu hasil sidang di MK.

Pelantikan Bupati/ Wakil Bupati kali ini memang terhitung istimewa. Dibawanya hasil kerja KPU ke MK oleh salah satu pasangan yang tidak menerimanya menjadikan catatan tersendiri bagi pelaksanaan Pilkada di kabupaten ‘berazam’ ini. Jumlah selisih yang tidak signifikan dan beberapa tuduhan lainnya oleh pasangan “bersinar’ kepada pasangan ‘arah’ dan Pemda Kabupaten Karimun menyebabkan diterimanya gugatan mereka oleh MK. Cukup lama proses di MK hingga keputusan tiba.

Inilah pertama kali dalam sejarah pemilihan Kepala Daerah Karimun dengan intensitas persaingan yang begitu ketat. Dengan selisih suara 86 saja di antara 100-an ribu pemberi suara sah se-Kabupaten Karimun menjadikan hasil Pilkada itu akhirnya diputus di MK. Persisnya menurut data KPU yang dimuat media online, pasangan Arah (No 1) mendapat 54.519 suara sementara pasangan Bersinar (No 2) mendapatkan 54.433 suara saja. Sungguh kejuatan untuk pertama kali terjadi sejak sejarah pemilihan bupati kabupaten ini. Bayangkan energi yang terkuras. Sejak kampanye, pemilihan hingga penghitungan memerlukan energi yang tidak sedikit. Dan keterlibatan MK itu adalah satu catatan tersendiri yang juga memerlukan energi dan biaya yang tidak sedikit.

Kini, setelah dilantik dan akan menjadi bupati dan wakil bupati bagi 260-an ribu penduduk kabupaten ‘berazam’ ini maka yang utama bagi yang paling utama adalah ucapan “Selamat Datang’ bagi pemimpin baru Kabupaten Karimun periode 2021-2024, Pak Rafiq dan Pak Anwar oleh kita semua. Semua masyarakat wajib memberikan support kepada keduanya dan kepada ‘pembantunya’ nanti yang akan dipilihnya melanjutkan pembangunan kabupaten yang kita cintai ini. SELAMAT DATANG BUPATI-WAKIL BUPATI BARU meskipun dengan stock lama. Masyarakat akan bahu-membahu demi masyarakat yang maju. Itu perlu.

Tentu saja di atas segalanya adalah bagaimana pasangan Pak Rafiq dan Pak Anwar Hasyim bekerja untuk periode keduanya ini. Keduanya memang bupati dan wakil bupati baru namun mereka adalah stock lama yang sudah mengabdi satu periode pertama. Mereka tercatat sebagai pasangan petahana setelah menylesaikan periode kepemimpinan sebelumnya berdua. Selamat bekerja, Bupati Karimun baru meskipun adalah stock lama. Bagaimana menyatukan kami itulah kucni kuseksesan periode kedua ini.***

Tentang Penulis: M Rasyid Nur

Gambar Gravatar
Pendidik yang sudah bersara dari PNS. Setelahnya tetap melanjutkan fungsi sebagai pendidik. Insyaallah hingga hayat dijemput Kholiq.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed