oleh

Melihat Upacara Bendera dalam Rangka HUT Kabupaten Karimun Tahun 2021

-Berita, Edukasi, Humaniora, Literasi-Telah Dibaca : 51 Orang

HARI Selasa (12/10/2021) ini adalah hari bersejarah bagi Kabupaten Karimun. Tepat tanggal yang sama 22 tahun lalu kabupaten ini lahir dari rahim pemekaran Kepulauan Riau sebagai sebuah kabupaten, waktu itu. Kini, nama Kepulauan Riau sudah menjadi provinsi setelah mekar dari rahim Provinsi Riau.

Karimun  sendiri saat bersama Kabupaten Kepulauan Riau adalah salah satu kecamatan saja dari beberapa kecamatan sebagai bagian dari Kabupaten Kepulauan Riau. Tiga kecamatan yang ada waktu itu, akhirnya disatukan menjadi kabupaten baru yang kini bernama kabupaten Karimun. Kabupaten dengan julukan ‘kabupaten berazam’ itu kini berusia 22 tahun dan diperingati hari jadinya pada hari ini.

Bertempat di halaman Kantor Bupati Karimun, Poros, hari Selasa ini tadi pagi dilangsungkan Upacra Bendera dalam rangka memperingati HUT (Hari Ulang Tahun) ke-22 Kabupaten Karimun tahun 2021 itu. Yang  menjadi Inspektur Upacara adalah Bupati Karimun, Dr. H. Aunur Rafiq, S Sos MSi sementara Pimpinan Upacara dipercayakan kepada Dr. Helmi, salah seorang camat yang ada di Kabupaten Karimun.

Saya kebetulan mengikuti upacara tahunan ini. Saya lihat hadir dalam upacara ini antara lain Pimpinan Forkopimda Kabupaten Karimun –seperti Kapolsek, Kajari, Dandim, Danlanal, dll– dan Kepala Kanwil Khusus Bea Cukai Karimun yang diwakili oleh salah seorang unsure pimpinan di kantor milik Kementerian Keuangan itu. Yang lainnya, tampak hadir juga para tokoh masyarakat, tokoh agama, pimpinan Ormas selain para Kepala OPD Kabupaten Karimun sebagai undangan. Undangan sendiri duduk di bawah tenda yang disediakan panitia.

Sedangkan untuk peserta upacara, yang berdiri rapi di hadapan bupati selaku Inspektur Upacara terdiri dari pasukan dari Polri, TNI, mahasiswa dan para pegawai Kantor Bupati sendiri. Ada sebanyak empat pleton peserta upacara yang mengikuti upacara bendera ini. Melihat mereka berbaris rapi di depan sana, teringat pula memori upacara bendera saat masih di sekolah dulu. Upacara bendera Senin Pagi. Tapi ini upacara bendera memperingati lahirnya Karimun dengan inspekturnya langsung bupati.

Dalam amanatnya sebagai Inspektur Upacara Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengatakan bahwa di usia Kabupaten Karimun yang sudah menginjak dewasa –22 tahun—ini sesungguhnya masih banyak pekerjaan rumah yang mesti diselesaikan. Katanya, salah satunya adalah alokasi APBD Karimun 2022 mendatang yang harus sesuai dengan rencana program agar implementasi visi dan misi bersama antara dia sebagai Bupati dan wakilnya, H.  Anwar Hasyim, M Si dapat terealisasi. Artinya saat ini bupati mengakui itu belum terlaksana di awal Pemerintahannya di periode kedua ini.

Lebih jauh bupati menegaskan, pembangunan infrastruktur yang berkeadilan dengan pembangunan yang merata di seluruh pelosok Kabupaten Karimun adalah satu hal yang penting bagi Pemerintahannya. Katanya lagi menambahkan bahwa akan dilaksanakan nantinya pelatihan-pelatihan bagi tenaga kerja agar para pencari kerja dapat diterima sebagai pekerja yang terampil di manapun mereka bekerja.

Ada beberapa hal penting lainnya yang juga dijelaskan oleh bupati dalam pidatonya selama hampir 20 menit itu. Dia menyinggung juga perihal pelatihan untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ditargetkan sebanyak 6 ribu orang. Lalu tentang penataan birokrasi yang bersih dari korupsi, melayani dengan hati serta bidang pertanian dan perikanan secara menyeluruh. Saya dengar masih ada beberapa hal lainnya yang dijelaskannya dalam pidato amanatnya. Sungguh penting itu semua. Tapi apakah akan terwujud? Sejarah akan memberikan jawabannya nanti di ujung kekuasaannya.

Upacara bendera sendiri berlangsung khidmat dan lancar. Dari persiapan upacara, pengibaran bendera dan prosesi lainnya berjalan dengan baik dan lancar. Pengibaran bendera dengan tiga oaring pasukan pengibar bendera yang tangkas, tegap bergerak dan mengerjakan fungsinya membuat para hadirin kagum dan bangga menyaksikannya. Sebagai alumni Paskibra Daerah Kabupaten yang sudah pernah bertugas di HUT Kemerdekaan tentu saja mereka sudah sangat telaten menunaikan tugasnya.

Di bagian akhir upacara Pak Bupati juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada beberapa orang pegawai, non pegawai dan kelompok masyarakat yang mempunyai prestasi dan dedikasi dalam pembangunan Kabupaten Karimun. Semua penerima penghargaan berbaris rapi setelah dipanggil MC untuk menerima langsung piagam dari Bupati. Sekitar pukul 09.00 acara pun selesai. Tampak bupati, wakilnya dan beberapa pejabat teras lainnya dikerumuni oleh peserta upacara, terutama yang baru saja menerima piagam untuk minta berfoto bersama bupati dan wakilnya serta para pejabat itu. Itulah akhir dari upacara bendera dalam rangka HUT Kabupaten Karimun ke-22 tahun 2021. ***

 

Tentang Penulis: M Rasyid Nur

Gambar Gravatar
Pendidik yang sudah bersara dari PNS. Setelahnya tetap melanjutkan fungsi sebagai pendidik. Insyaallah hingga hayat dijemput Kholiq.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed