oleh

PENGALAMAN PEMBELAJARAN JARAK JAUH

-Terbaru-Telah Dibaca : 50 Orang

Pengalaman Pembelajaran Jarak Jauh

                Assalamualaikum wr wb, Saya Muhammad Azriel Putra Sandi ingin menjabarkan tentang pembelajaran jarak jauh  ( PJJ ). dimasa pandemi Covid-19, Ketika awal belajar melalui media WhatsApp untuk mengetahui info info penting dari Kuliah Akademi Perawatan Polri. Mengikuti Pembelajaran dirumah agak terganggu karena sering di suruh suruh oleh keluarga yang menyebabkan kurang fokus dan tidak bisa menyimak materi yang diberikan oleh dosen.dan mengapa di bilang pembelajaran jarak jauh itu tidak efektif , karena kita ini kuliah di akademi keperewatan polri itu sangat memerlukan yang namanya fasilitas dari kuliah tersebut. Karena kuliah ini bisa dibilang materi 25% dan praktek 75%, jadi pembelajaran jarak jauh ini dengan melewati Zoom itu hanya materi dan mungkin sudah sangat bagus dosen sudah menampilkan video agar mahasiswa lebih memperhatikan dosen. Karena jujur saja saya lebih suka melihat video tentang materi tersebut dari pada hanya penuh dengan tulisan.

Sistem pembelajaran daring (dalam jaringan) merupakan sistem pembelajaran tanpa tatap muka secara langsung antara dosen dan mahasiswa tetapi dilakukan melalui online yang menggunakan jaringan internet. Dosen harus memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, meskipun mahasiswa berada di rumah. Solusinya, Dosen dituntut dapat mendesain media pembelajaran sebagai inovasi dengan memanfaatkan media daring (online). Tetapi di pembelajaran daring ini ada kelebihan dan kekurangannya. Mulai dari kelebihannya yaitu mahasiswa bisa mengenal dosen dan teman teman dalam satu room Zoom. Dan adapun kelebihannya kadang dosen juga memberikan waktu luang untuk makan atau solat pada saat kuliah berlangsung yang kita tidak bisa dapatkan di offline, mempunyai wawasan yang luas, dapat diakses dengan mudah, waktu belajar lebih fleksibel. Sesudah itu, kita masuk ke kurangannya yaitu banyak sekali kendala jika lagi melakukan pembelajaran online atau pembelajaran jarak jauh , contohnya seperti kendala jaringan, laptop atau hp mati, berkurangnya interaksi dengan dosen dan mahasiswa lain, kurang dapat memahami materi yang di berikan dosen, minimnya pengawasan dalam pembelajaran.

Dan disini saya ingin sekali pandemic covid – 19 ini bisa berakhir secepatnya dan kalau bisa tidak ada lagi varian baru dari covid – 19 yang bisa saja pandemi ini muncul kembali dan sangat meningkat jauh. Dan dari pendemi ini kita sebagai mahasiswa tidak bisa terhalang untuk menuntut ilmu, atau carilah ilmu sampai ke negeri china. Kita sebagai mahasiswa harus bisa mengerti keadaan atau berikiran kritis dalam suatu permasalahn yang kecil atau yang besar hingga semua negara ini terkena. Jika pandemic ini sudah selesai atau masuk normal kita bisa bertemu dosen dan temen mahasiswa lainnya untuk melakukan kuliah offline atau bertatap muka.

Tetapi jika sudah normal kita harus tetap melakukan 5M yaitu menjaga jarak, memakai masker, menjauhi kerumunan, mencuci tangan, mengurangi mobilitas. Apa lagi kuliah kita dekat dengan rumah sakit yang kita tidak bisa mengetahui penyakit datang kapan saja dan adapun penyakit yang sampai sekarang tidak ada obatnya atau belum bisa di sembuhkan.

Sebenernya kita sebagai mahasiswa juga tidak ingin terlalu lama pembelajaran online karena sangat cepat bosen , dan ingin sekali normal dengan pembelajaran bertatap muka. Semoga pandemic ini cepat kelar, dan sekian pengalaman saya dalam pembelajaran jarak jauh atau daring dari saya semoga pembaca atau pendengar bisa memahami kata per kata dari saya. Assalamualaikum wr wb

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed