oleh

Aku biasa-biasa saja!

-Terbaru-Telah Dibaca : 41 Orang

Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah ordinary-person.jpeg

Aku biasa-biasa saja!

Menurutku tidak ada yang aneh bagi diriku. Bahkan aku merasa biasa-biasa saja. Aku memang jarang keluar rumah kecuali untuk bekerja dan membeli keperluan dapur atau kebututuhan sehari-hari. Bukan berarti aku tidak ingin hidup bersosialisasi dengan tetangga, namun karena perjalanan dari rumah ke kantor atau sebaliknya memerlukan waktu yang lama. Aku berangkat setelah sholat Subuh dan kembali menjelang Magrib. Sebenarnya yang membuat lama adalah macet. Disudut manapun di Jakarta dan di daerah pinggiran Jakarta selalu macet padahal musim pandemi.

Saat-saat macet terutama di sore hari karena banyak orang yang menyerbu makanan matang dan tajil untuk berbuka puasa. Motor-motor berusaha menyelinan diantara truck dan mobil-mobil besar lainnya. Pemandangan itu membuat kepalaku agak pening. Kadang-kadang aku tertidur di dalam perjalanan pulang untuk mengurangi rasa penatku. Bangun ketika bus mendekati Perumahan Citra Indah Jonggol.

Nah itu alasannku mengapa aku jarang keluar rumah. Aku menikmati hari-hariku di depan laptop untuk menulis di blog karena aku harus menyirami blogku setiap hari. Kadang-kadang aku menyiapkan bahan mengajar untuk siswaku atau membantu putraku mencari referensi untuk skripsinya. Jika aku merasa bosan aku menonton film drama Korea atau China. Episode-demi episode bikin penasaran, tapi aku harus pandai mengatur waktuku karena aku juga harus menyiapkan perlengkapan untuk ke kantor dan makanan untuk sahur.

Jika mataku masih belum mengantuk aku membaca doa-doa untuk ayah ibuku, suami dan anak-anakku. Atau membaca chat keluarga dan teman-teman di whatsApp group. Aku juga suka mendengarkan musik sambil minum teh manis hangat. Kegiatan-kegiatan ini membuatku tidak memikirkan apa yang dipikirkan orang tentangku karena aku juga tidak begitu tertarik dengan kegiatan-kegiatan orang lain. Bagiku apa yang aku anggap baik dan tidak merugikan orang lain, sah-sah saja aku lakukan.

Jadi jika orang lain menganggap aku aneh sepertinya tidak mungkin karena aku masih melakukan hal-hal yang normal dan biasa-biasa saja.

Nani Kusmiyati, S.Pd., M.M., CTMP.

Jonggol, 4 April 2021

Komentar

Tinggalkan Balasan

1 komentar

News Feed