oleh

PUBLIC SPEAKING

Mengendalikan Mindest

Banyak orang mengetahui tentang public speaking. Mereka berusaha belajar bagaimana menjadi seorang public speaker yang baik dan disukai banyak orang. Namun untuk menjadi good public speaker tidaklah mudah karena kunci utama adalah pada latihan dan sering tampil. Tentunya hal ini merupakan suatu tantangan bagi guru, pelatih, presenter atau bahkan pejabat tinggi hingga para pemimpin pemerintahan.

Sayapun berusaha untuk belajar dari beberapa buku dan internet karena saya seorang guru yang tampil di depan. Namun ternyata sedikit berbeda ketika kita menjadi guru dan ketika kita menjadi pembicara atau Master Ceremony (MC). Menjadi guru terasa lebih mudah karena dilakukan hampir setiap hari. Kadang tidak terasa jika sebenarnya saya sudah mempraktekkan Public Speaking namun berbeda dengan seorang speaker atau MC.

Bahasa yang digunakan ketika mengajar lebih informal dan cenderung seperti berbicara kepada sahabat karena saya menghadapi siswa dan tentunya saya merasa bahwa saya guru mereka. Jadi merasa memiliki self confidence tersendiri. Namun demikian saya harus tetap mempersiapkan materi mengajar terlebih dahulu dan membuat catatan point-point yang akan saya ajarkan. Idealnya setiap mengajar guru membuat lesson plan.

Lesson plan berisi materi yang akan diajarkan, langkah-langkah yang akan dilakukan, dan waktu yang dibutuhkan untuk mengajarkan setiap skill (reading, listening, writing atau speaking) atau integrated skill. Hal ini sangat membantu ketika mengajar.

Mengapa saya lebih percaya diri ketika mengajar daripada menjadi MC atau pembicara? Hal ini karena mindset (pola pikir) yang saya ciptakan sendiri sehingga mempengaruhi behavior atau perilaku saya. Bagaimana kita dapat mengubah mindset kita untuk melakukan sesuatu di depan umum seperti menjadi pembicara atau MC?

Berdasarkan pelajaran yang saya dapatkan dari youtube tentang public speaking dengan praktisi bernama Mr. Alex Lyon Ph. D (Communication Coach YouTube channel) bagaimana cara mengurangi rasa takut ketika berbicara di depan umum hingga 50%?

Beberapa tips pola pikir yang harus kita ciptakan ketika kita berbicara di depan umum. Jika kita dapat mengubah pola pikir kita tersebut, maka kita akan dapat segera mengubah perasaan kita mengikuti pola pikir tersebut.

Kecemasan ketika berbicara dapat dikendalikan tergantung pola pikir kita.

Sadarilah bahwa kecemasan dan kegugupan bukanlah tanda masalah. Seperti yang dikatakan Michael Douglas,” I’m always nervous when I have to do public speaking. “I have now gotten used to my nerves and how to deal with it. But it’s part of the excitement.

Michael Douglas, “Saya selalu gugup ketika harus berbicara di depan umum. “Saya sekarang sudah terbiasa dengan kegelisahan saya dan tahu cara menghadapinya. Hal itu merupakan bagian dari stimulus untuk melakukan yang terbaik).

Bagaimanapun kayanya atau populernya seseorang dapat gugup ketika berbicara di depan umum. Jadi kita tidak sendiri. Mereka tampak memiliki rasa percaya diri karena mereka dapat mengendalikan perasaan dan mindset mereka.

Ketika berbicara di depan umum kita akan merasa gugup pada awalnya namun ketika kita sudah dapat mengendalikan kegelisahan kita maka kita akan berbicara dengan lancar dan akhirnya merasa lega dapat mengalahkan kegelisahan kita.

Sebagai contoh seorang atlit, penyanyi atau pemain music, pada awalnya akan merasa nervous, namun ketika mereka di tengah-tengah permainan mereka akan merasakan sesuatu yang menyenangkan dan tidak merasa nervous lagi. Sebenarnya kita tidak akan terlihat gugup seperti yang kita rasakan. Perasaan itu muncul karena mindset kita sendiri. Perasaan gugup biasanya hanya berlangsung kurang dari 60 detik. Kita harus yakin bahwa kecemasan dan kegugupan bukanlah sebagai halangan untuk melakukan pekerjaan yang luar biasa. Maka kita harus dapat mengasumsikan bahwa semua orang mendukung kita.

Maka jika kita ingin berhasil ketika tampil di depan umum, maka kita harus mampu mengendalikan mindset kita. Selamat mencoba.

Nani

Jonggol, 3 September 2021

Artikel ke – 15 Lomba KMAA

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed