oleh

Apa Kata Mereka?

-Terbaru-Telah Dibaca : 52 Orang

Oleh Nuraini Ahwan.

Entah benar atau tidak, menurut orang yang sudah terpapar covid 19 selepas dari isolasi akan merasakan perbedaan dalam pergaulan di lingkungan sekitar. Seperti merasa orang asing dipandangan orang lain. Di pandang tidak seperti biasanya. Tidak terjadi komunikasi yang seperti biasanya. Semua seakan menjauh.

Saya membaca curhatan orang tua siswa yang baru pulang dari perawatan dan dinyatakan negatif dari hasil sweb. Kalimat curhatannya kurang lebih seperti ini,” *Baru saja pulang dari rumah sakit, dapat hadiah terindah, berdiri saja belum bisa tegak, sudah dapat omongan yang melukai hati, dan bertemu seperti berjumpa dengan orang yang penyakit menjijikkan,*

Saya membaca status wali siswa tersebut lalu saya mencoba menelponnya. Bermaksud memberi suport, mengucapkan selamat atas kesembuhannya sekaligus minta maaf karena tidak bisa menjeguk. Bernar saja seperti status yang ditulisnya itulah yang ia alami setelah keluar dari rumah sakit.

Belum lagi seorang teman dari anak di rumah yang telah sembuh juga dari covid 19. Tetangganya pun menjauh. Mereka bahkan memberi saran kepada anak di rumah untuk membuang barang yang sudah dipakai di rumah sakit seperti selimut, bantal, gayung dan barang apa saja yang di bawa dari runah ke rumah sakit.
Bagi saya ini terlalu berlebihan. Berhati-hati harus, jangan abai tetapi jangan pula lebay.

Apa lagi kata mereka yang tak terpapar?
Apakah ada kemungkinan terjadi penularan kepada orang lain dari orang yang sudah sembuh covid 19?
Saya ditanya oleh seseorang, apakah berani menjenguk si A yang sudah sembuh dari covid 19?. Ia bertanya kepada saya karena ia tak memiliki keberanian untuk menjenguk. Saya hanya menjawab, mengapa tidak?

Saya berpikir sekejam itukah dampak covid 19 pada perilaku sosial?
Mari kita menjaga diri, keluarga dan orang lain. Tak lupa pula jangan mengucilkan saudara, sahabat, kerabat dan siapa pun yang sudah terpapar civid 19. Mereka terpapar bukan maunya dan siapa pun tak kan mau terkena dengan virus ini kan?

Tetap patuhi protokol kesehatan.
Lombok, 2 Februari 2021.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed