oleh

Kalimat Motivasi dalam Menulis

-Terbaru-Telah Dibaca : 82 Orang

Kalimat Motivasi dalam Menulis
Oleh Nuraini Ahwan


La Tahzan, Innallaha Ma’ana, kalimat motivasi yang sering kita baca di media sosial merupakan kalimat motivasi untuk diri sendiri dan orang lain. Kalimat motivasi yang artinya kurang lebih,” Jangan bersedih hati, Allah bersama kita.” Kalimat ini merupakan kalimat maotivasi tatkala kesedihan melanda hati, keletihan raga dan perasaan, kesulitan yang melilit hidup dan segala macam rasa sedih.
Adakah kalimat motivasi untuk menulis?

Lalu ada kalimat motivasi untuk kegiatan menulis yang sering saya gunakan untuk memotivasi diri dalam menulis. Kalimat yang saya ambil atau kutip dari para pegiat literasi, dosen, editor, youtber dan bloger. “Menulislah setiap hari, buktikan apa yang terjadi (Om Jay), Menulislah setiap hari, biarkan tulisan yang akan menemukan takdirnya sendiri (Bu Kanjeng), Cintailah kata, agar kata juga mencintaimu (Moch. Khoiri), Membacalah agar mampu merangkai kata (Dr. Ngainun Naim). Begitulah antara lain kalimat motivasi yang juga bisa digunakan untuk memotivasi diri dalam menulis.

Kalimat motivasi itu pula yang mungkin bisa membuat kita tidak mengenal usia dalam menulis. Usia lima puluh tahun lebih atau sebentar lagi akan pensiun tetap mempunyai semangat untuk menulis. Jika ada pertanyaan,” Mengapa harus menulis?” Usia menjelang pensiun, untuk naik pangkat juga sudah tidak memungkinkan? Pertanyaan ini sering muncul ketika kita mengajak orang lain untuk menulis terutama untuk usia lima puluh tahun ke atas. Kesuliatn juga awalnya untuk memberi jawaban untuk pertanyaan ini, tetapi setelah kembali mengingat niat awal untuk menulis, maka jawaban pertanyaan ini sangat mudah. Menulis adalah ladang amal berbagi kepada orang lain dan merupakan warisan kepada anak cucu ( jika buku terbit dan ber-ISBN, nama penulis akan tetap abadi dalam perpustakaan nasional.

Kesempatan sekarang ini, banyak waktu luang di masa pandemi untuk berkarya lebih banyak dalam bentuk tulisan. Banyak hal yang sudah dilakukan dalam pembelajaran di masa pandemi untuk dijadikan tulisan. Ada pengalaman atau praktek baik yang sudah dilakukan sebaiknya ditulis agar bisa menyebar ke lebih banyak orang. Banyak cerita baik,pengalaman baik dari para guru dalam masa pandemi sangat disayangkan jika tidak ditulis karena akan hilang begitu saja.

Jangan lupa menulis agar tak hilang rekam jejak keberadaan kita..Menulis dan menghasilkan buku menandakan kita pernah ada di dunia ini.

Lombok, 9 Februari 2021
Lomba blog hari ke 9

Komentar

Tinggalkan Balasan

1 komentar

  1. Luar biasa, perlu ditempelkan di otak kata – kata motivasi itu. Tetap semangat menginspirasi yang muda – muda ya bunda. Saya juga sudah 50 tahun baru mulai belajar menulis. Baru menemukan Program yang memaksa kita untuk merealisasikan cita – cita kita bisa menulis.
    Semoga perjuangan kita berhasil. Terima kasih Om Jay dan Panitia yang telah memfasilitasi kami untuk terus belajar.

News Feed