oleh

La Tahzan, Innallaha Ma’ana

-Terbaru-Telah Dibaca : 61 Orang

Oleh Nuraini Ahwan

Merunut kejadian yang melanda bumi Lombok khususnya dalam tiga tahun terkahir ini, ada kejadian yang membuat hati memendam berbagai perasaan. Perasaan sedih, susah, rasa penat dan letih yang kadang dirasakan berlebihan.Kejadian yang sesungguhnya membuat kita perlu memotivasi diri dan berserah diri pada Sang Pemilik alam semesta.

Sebut saja tahun 2018 silam gempa dahsyat melanda bumi Lombok dan Sumbawa. Belum juga selesai berbenah terhadap luluh lantaknya bangunan dan sendi-sendi kehidupan lainnya, disambut tahun 2019 dengan pandemi yang menggempur bumi tercinta Indonesia. Kini tahun 2021 sebagian bumi Lombok dilanda banjir.

Sekotong, bagian barat selatan kabupaten Lombok Barat merupakan salah satu daerah di Lombok yang dilanda banjir. Daerah yang terletak di daerah pegunungan ini sedang diuji Allah dengan musibah banjir. Penyebabnya?……tentu saja banyak, musim hujan atau juga ada andil dari ulah manusia. Tetapi bukan saatnya menanyakan penyebabnya agar tidak saling menyalahkan tetapi saatnya membangun kepedulian kepada sesama. Memberikan dukungan moril pun dukungan dalam bentuk kebutuhan yang mendesak untuk para korban banjir. Selimut, air minum, makanan siap saji dan kebutuhan lainnya.

Banyak kalimat motivasi yang sering kita baca di media sosial. Satu di antaranya,
*La Tahzan Innallaha Ma’ana* merupakan kalimat motivasi bagi diri dan orang lain. “Janganlah engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita atau janganlah berdukacita, Allah beserta kita” demikianlah arti dari kalimat tersebut

Saat-saat kondisi sulit, saat kita bersedih saat mendapat cobaan kalimat motivasi ini diperlukan untuk bertahan hidup. Sesedih apapun kita, ketika kita percaya bahwa Allah SWT pemilik alam semesta dan berserah diri kepadaNya, pasti semua masalah akan selesai.

Ketika kita teramat lelah, letih, bersedih yang berkepanjangan, maupun segala kondisi, Rasulullah mengajarkan kita untuk sering sering mengucapkan *Alhandulillah ‘Alaa Kulli Haal* Allah akan memberikan keajaiban yang luar biasa pada jiwa setiap insan.

Banjir sekotong merupakan satu di antara sekian musibah yang menimpa negeri ini. Menguras air mata memerlukan empati dari kita yang tidak tertimpa musibah. Empati diperlukan untuk mengurangi luka hati dan sedih yang mereka rasakan.

Tergerak dari rasa itulah, keluarga besar UPT Dikbud Narmada, Kepala Sekolah dan PGRI cabang Narmada mengunjungi korban bencana banjir sekotong. Berharap kunjungan kami mengurangi sedih dan susah mereka.

Buat para korban banjir dan kita mari motivasi diri *La Tahzan Innallaha Ma’ana* dan banyak-banyaklah mengucap *Alhamdulillah ‘Alaa Kulli Haal* maka Allah akan memberikan keajaiban yang luar biasa pada jiwa dan raga setiap insan. (dikutip dari tulisan bunda Lina di grup RVL)
Semoga musibah cepat berlalu. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamiin. Ya Mujiib.

Lombok, 6Februari 2021.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed