oleh

Typo dalam Menulis

-Terbaru-Telah Dibaca : 50 Orang

Penyebab Typo dalam Menulis
Oleh Nuraini ahwan

Semaikin banyak jejaring pertemanan yang kita miliki semakin banyak pelajaran yang bisa kita petik. Semakin banyak teman berdiskusi semakin luas pula wawasan dan cakrawala berpikir kita. Semakin banyak kita belajar, kita akan menyadari ternyata bamyak hal yang memang belum kita ketahui dan menyadari semakin penting artinya belajar. Seperti itulah yang saya rasakan pada diri yang masih fakir ilmu ini. Yang saya tuliskan di sini adalah tentang sebuah istilah. Istilah dari yang sering saya alami yakni typo.

Typo  adalah salah ketik dalam menulis. Typo sering dialami oleh siapa saja. Typo akan menimbulkan perbedaan arti atau makna bahkan kata menjadi tak bermakna. Salah satu contoh typo , kata “makna diketik makana” . Kelebihan huruf a di antara huruf “k” dengan huruf “n”
Apa arti kata makana?
Tidak ada kan?
Atau mau mengetik “makanannya” yang terketik adalah kata “makananya” kurang satu huruf yakni kurang huruf “n” diantara huruf “n” dengan huruf “y”

Pengalaman saya sendiri, typo sering terjadi ketika saya mengetik di handphone.  Lain yang saya ketik, lain pula tulisan yang muncul. Lain huruf yang saya ketik lain pula huruf yang muncul. Sampai berkali-kali bahkan kadang tak teredit keburu dishare ke orang lain.

Ada pengalaman lucu ketika saya chat dengan seorang teman. Karena typo inilah maka teman yang menerima chat bertanya kepada saya dengan nmenelpon balik. Ia minta dijelaskan maksud chat saya waktu itu. Maklum agak sedikit menyinggung.
Mau menyalahkan handphone tidak mungkin. Menyalahkan jari tangan dengan mengatakan jari tangan terlalu besar juga dekat dengan tidak mensyukuri pemberian Allah SWT.

Typo tidak hanya terjadi ketika mengetik di handphone, mengetik di latop saja typo sering terjadi. Bukan karena baru bisa mengetik dengan satu dua jari  bahkan yang sudah mampu mengetik dengan sebelas jari pun, typo bisa terjadi.  Karena mahirnya mengetik, pandangan mata tak melihat huruf, mengetiknya sangat cepat, typo pun terjadi.

Penyebab lain dari typo adalah kurang mengetahui tentang kata baku dan tidak baku. Sehingga begitu memilih dan mengetik kata tertentu tidak menutup kemungkinan terjadinya typo.

Oleh karena itu, berhati-hati dan hindarilah typo. Cara agar terhindar dari typo adalah dengan membaca ulang tulisan yang sudah dibuat, diedit, buka KBBI atau PUEB lalu setelah yakin tidak ada typo barulah di share.

Demikian ulasan tentang typo dalam menulis.

Lomba blog ke-25.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed