oleh

Membangun Image Sebagai Seorang Penulis

-Humaniora, Karir, Literasi, Terbaru, YPTD-Telah Dibaca : 1.291 Orang

Selamat pagi sobat,

Saat hujan masih terus turun di pagi hari ini saya mengulas topik di rubrik NGETEH MORNING tentang bagaimana membangun image sebagai seorang penulis.

Dua hari kemarin di tengah cuaca yang tak mendukung karena di luar rumah hujan sesekali masih turun ke bumi, saya menyibukkan diri membuat beberapa flyer untuk beberapa buku saya yang sudah dicetak oleh penerbit Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan (YPTD). 

Selain buat promosi untuk buku yang sudah diterbitkan, dengan pembuatan flyer saya berkeinginan untuk membangun image sebagai seorang penulis.

Maklum saya masih seorang “penulis kemarin sore“, begitu saya menamakan diri saya. Baru tiga tahun lebih saya berprofesi sebagai seorang penulis.

Diawali dengan bergabung pada kreator UC We Media di tahun 2017 untuk menulis di media online UC News dan kini di tahun 2021 menjadi penulis tetap di website YPTD : terbitkanbukugratis.id.

Berkat niat nan tulus dari bapak Haji Thamrin Dahlan dengan YPTD nya, saya bisa menerbitkan buku tanpa biaya pula dan Alhamdulillah sampai hari ini YPTD sudah menerbitkan 13 buku hasil tulisan saya nan terserak di UC News dan terbitkanbukugratis.id.

Buku adalah mahkota bagi penulis, begitu ucap pak TD, sebutan akrab saya untuk bapak Haji Thamrin Dahlan.

Meskipun sudah bermahkota, namun saya masih belum dikenal sebagai seorang penulis.

Selama ini saya lebih dikenal sebagai seorang Dosen, maklum saya sudah berprofesi sebagai Dosen sejak tahun 1984. “Dosen Bangkotan“, itulah kata yang tepat kalo boleh meminjam istilah sahabat saya bang Nur Terbit dengan bukunya “Wartawan Bangkotan“.

Sebagai seorang Dosen, saya ingin juga dikenal sebagai seorang Penulis.

Lantas bagaimana caranya ?

Ya, saya harus bisa membangun persepsi kepada publik dan tentu lewat proses yang riil dan jujur secara bertahap bukan dengan cara yang instan dan tipu tipu.

Karena seperti kata pakar komunikasi dan publik relation, mbak Dian Umar bahwa untuk membangun personal brand sebagai seorang penulis haruslah mampu membangun setidaknya beberapa hal berikut yaitu :

a. Otentik

b. Integritas

c. Konsisten

d. Spesialisasi

e. Otoritas

f. Identitas Diri

Di usia saya yang sudah terbilang gaek karena sudah masuk kepala Enam, tentu membangun personal brand seperti tersebut di atas bukanlah persoalan yang mudah.

Namun, berbekal pengalaman saya sebagai seorang Dosen dan juga sebagai politisi maka saya akan berusaha keras untuk bisa membangun image sebagai seorang Penulis.

Membuat beberapa flyer seperti yang telah saya sebutkan di atas adalah salah satu langkah awal saya dari membangun image sebagai seorang penulis.

Insya Allah ..

Sobat, saatnya saya undur diri dan mari kita nikmati secangkir teh hangat di pagi hari yang dingin ini ..

Selamat beraktivitas ..

Salam sehat ..

 

NH

Depok, 21 Februari 2021

Komentar

Tinggalkan Balasan

18 komentar

  1. Pak, bagaimana caranya agar tulisan bisa mengalir dan selalu dapat ide untuk menulis? Saya sangat pemula, anak bawang yang ikutan menulis krn omjay. Berusaha menulis apapun walau isinya gak berbobot. Akhirnya saya harus tebal muka apabila ada yang bilang tulisanmu elek rin…saya jadikan motivasi saja lah

    1. Terima kasih sudah mampir .. sebelum buka laptop, pastikan sdh ada topik yg akan ditulis dan topik bisa dicari dengan membaca di media sosial atau artikel orang lain .. saya pun masih dalam proses menjadi penulis yg produktif ..

News Feed