oleh

Berkunjung Ke Taman Wisata Bunga Nusantara

-Flora Fauna, Hiburan, Peristiwa, Terbaru, Wisata-Telah Dibaca : 655 Orang

Selamat pagi sobat,

Pagi hari ini di topik rubrik NGETEH MORNING saya ingin berbagi kisah saat saya bersama istri dan satu satunya anak kami berwisata ke Taman Bunga Nusantara di Kabupaten Cianjur.

Saat itu tanggal 11 Juli 2017, pagi jelang siang kami berangkat dari kota Bandung untuk kembali ke rumah kami di Depok. Sengaja kami memilih hari Senin untuk kembali ke Depok agar bebas dari kemacetan di perjalanan.

Selain itu, kami merencanakan untuk singgah berwisata di Taman Wisata Bunga Nusantara yang terletak di Kabupaten Cianjur. Di hari kerja (Senin), kami perkirakan tidak dipadati oleh pengunjung/wisatawan yang berwisata di Taman Wisata Bunga Nusantara tersebut.

Perjalanan kami ke luar kota Bandung melalui tol Pasteur menuju pintu ke luar yang ke arah kota Padalarang dan kota Cianjur.

Perjalanan kami lalui tanpa hambatan alias “lancar jaya” sampai kami ke luar tol dan bergerak menuju kota Padalarang.

Sepanjang jalan non tol memang kadang mobil kami berjalan perlahan karena harus melewati jalan tepi pasar.

Buat kami, cukup menyenangkan karena bisa melihat aktivitas warga di tepi jalan yang kami lewati dan bukit bukit kapur yang menjulang tinggi dan menandakan bila kami sudah berada di daerah Padalarang.

Melewati kota Padalarang, kami bergerak ke arah kota Cianjur. Bila sebelumnya mobil kami berjalan menyusuri bukit dan berkelok kelok maka saat memasuki daerah Cianjur, jalan mulai mendatar dan lurus. Kanan dan kiri jalan, terhampar sawah yang nampak hijau. Kami begitu menikmati pemandangan nan indah itu.

Kami terus berjalan hingga kota Cianjur sudah terlewati dan kami telah berada di jalan Cianjur-Cipanas.

Perjalanan sudah lebih dari 3 jam, saatnya untuk beristirahat sejenak di sebuah komplek ruko yang terdapat mini market, toko  penjualan oleh oleh dan tempat makan.

Setelah cukup beristirahat sekitar 30 menit, perjalanan kami lanjutkan dan tak lama kami berbelok ke kanan menuju jalan ke arah tujuan kami yaitu Taman Wisata Bunga Nusantara.

Menurut GPS, perjalanan akan ditempuh dalam waktu sekitar 29 menit dari posisi kami setelah belok kanan.

Kawasan Wisata Bunga Nusantara ini tepatnya terletak di jalan Mariwati KM 7, Desa Kawungluwuk, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Dalam perjalanan ke tujuan wisata tersebut, kami melewati beberapa desa yang terlihat banyak warganya beraktivitas seperti berdagang dan bercengkrama di tepi jalan. Kami juga melihat beberapa angkutan umum jenis mobil carry berwarna kuning berpapasan dengan mobil kami.

Tak terasa, kami sudah mendekati tujuan wisata kami, plang besar di atas jalan bertuliskan, “Kawasan Wisata Bunga Nusantara” menunjukkan bahwa kami sudah sampai di tempat tujuan kami.

Memasuki areal Taman Wisata Bunga Nusantara, kami melihat dari kejauhan hamparan bunga bunga yang demikian indah dan elok. Kami segera memarkir mobil di areal parkir yang cukup luas dan terlihat tak begitu dipadati mobil.

Benarlah perkiraan kami bahwa di hari kerja, taman wisata tersebut tidak begitu dipadati oleh pengunjung/wisatawan.

Kemudian kami bertiga berjalan menuju loket penjualan tiket masuk. Kami bisa melihat harga tiket bagi pengunjung yang terpampang di sisi loket. Satu orang pengunjung dikenakan tiket masuk seharga 40 ribu rupiah sehingga untuk kami bertiga harus merogoh kantong sebanyak 120 ribu rupiah.

Dari penjual tiket, kami bisa tahu bahwa waktu berkunjung di Taman Wisata Bunga Nusantara tersebut, yaitu mulai pukul 08.00 s/d 17.00 WIB, khusus hari libur sampai pukul 17.30 WIB. Saat kami datang jam sudah menunjukkan pukul 15.15 WIB, ini artinya kami masih punya cukup waktu untuk menikmati indahnya bunga bunga yang terhampar di tempat wisata tersebut.

Menurut brosur yang kami terima saat kami memasuki lokasi Taman Wisata Bunga Nusantara, bahwa tempat wisata ini diresmikan pada tanggal 10 September 1995 oleh Presiden Indonesia saat itu, Bapak Soeharto.

Taman Wisata Bunga Nusantara tersebut mempunyai luas sekitar 23 hektar dan di areal yang terbilang luas tersebut, dibagi bagi menjadi banyak kawasan, antara lain kawasan bunga seperti Water Garden, Palm Garden, Rose Garden, American Garden, Japanese Garden, Balinese Garden, Labyrith Garden, Clock Garden dan masih banyak lagi.

Ada juga kawasan restaurant, seperti saung AKI, Albustan Resto & Coffee. Masih ada lagi kawasan lain untuk berwisata dan bermain yang cukup banyak bila disebutkan satu persatu.

Ada yang menarik yaitu pelayanan wira wiri dan garden tramp yang akan mengantarkan pengunjung mengelilingi lokasi wisata yang terbilang cukup luas itu.

Tentu tidak semua kawasan kami kunjungi, mengingat waktu kunjungan yang tak begitu lama. Kami hanya mengunjungi beberapa garden seperti Clock Garden, Labyrith Garden, Rose Garden dan American Garden.

Berada di areal dengan hamparan bunga yang beraneka warna, rasanya seperti berada di negeri dongeng. Begitu menakjubkan dan mempesona.

Katakan dengan bunga” adalah rangkaian kata indah untuk menunjukkan rasa cinta, rasa kasih sayang pada seseorang.

Di Taman Wisata Bunga Nusantara ini, di hamparan bunga yang beraneka warna nan indah, makna rangkaian kata “Katakan dengan bunga” seolah menjadi milik kami.

Mengapa demikian ?

Ya, karena saat itu adalah momen yang tepat bagi kami untuk merajut tali kasih sayang keluarga kami, antara suami dan istri, antara orang tua dan anaknya.

Sejenak kami bercengkrama dalam rasa takjub dan suka cita memandangi indahnya bunga bunga yang terhampar di sekitar kami dan dengan kamera handphone mengabadikannya bersama kami sekaligus sebagai kenangan indah selama hidup kami.

Aneka warna dan untaian bunga bunga yang harum semerbak ini seakan makin memperkuat rajutan tali kasih sayang bagi keluarga kami, saat ini dan untuk selamanya .. Insya Allah

Tentu kami berucap syukur kehadirat Allah Subhannahu Wa Ta’ala karena masih diberi waktu dan kesempatan untuk menyaksikan “Discover Beatutiful Where The Flower Of The World Grow” di Taman Wisata Bunga Nusantara ..

Subhanallah ..

Sobat, saatnya saya undur diri dan mari kita nikmati secangkir teh hangat di pagi hari ini ..

Selamat beraktivitas ..

Salam sehat ..

 

NH

Depok, 10 Maret 2021

Komentar

Tinggalkan Balasan

2 komentar

News Feed