oleh

Lebaran Sebentar Lagi ..

Selamat pagi sobat,

Di pagi hari yang cerah ini saya mengangkat topik di rubrik NGETEH MORNING tentang lebaran sebentar lagi.

Setelah berpuasa satu bulan lamanya, umat muslim Indonesia maupun di dunia bakal segera menyambut Hari Idul Fitri 1442 Hijriah.

Penentuan awal bulan Syawal ini menjadi momen yang ditunggu masyarakat, karena menjadi penanda tibanya Hari Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah.

Pengurus Pusat Muhammadiyah telah menentukan tanggal 1 Syawal 1442 Hijriah jatuh pada hari Kamis, 13 Mei 2021.

Sementara itu, Nahdlatul Ulama (NU) dan Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang Isbat pada hari ini, Selasa tanggal 11 Mei 2021.

Menjelang lebaran, istilah untuk 1 Syawal di kalangan masyarakat kita selalu disibukkan dengan berbagai tradisi seperti tradisi mudik, beli baju baru, bikin kue lebaran dan masak besar untuk dihidangkan pada waktu lebaran, 1 Syawal.

Banyak kalangan di masyarakat kita punya anggapan bahwa lebaran belum lengkap kalau tidak pakai baju baru, tidak membuat kue lebaran atau masak spesial untuk merayakan lebaran.

Meskipun anggapan ini tidak sepenuhnya benar namun tradisi tersebut masih saja berlangsung hingga sekarang ini.

Demikian pula dengan tradisi mudik. Akan tetapi sudah dua tahun ini karena adanya pandemi COVID-19, tradisi mudik dilarang oleh Pemerintah demi untuk menekan laju penyebaran virus COVID-19.

Namun ada saja sebagian masyarakat kita yang memaksakan diri untuk tetap mudik yaitu sebelum tanggal mulai dilarangnya mudik yaitu 6 Mei 2021. Nampaknya tradisi mudik jauh lebih penting daripada resiko terjadi penyebaran COVID-19 dengan membuat klaster baru COVID-19 di kampung halamannya.

Bagi yang tidak mudik, hari hari jelang lebaran akan disibukkan dengan mempersiapkan diri dengan membeli baju batu buat lebaran, kue lebaran seperti nastar, kastengel dan kue kering lainnya kemudian juga hidangan alias makan besar buat  lebaran seperti ketupat, lontong, sambel goreng ati, opor ayam dan masakan khas lainnya.

Sampai sampai terjadi jumlah jamaah yang biasa Solat taraweh di masjid pada hari hari jelang lebaran menyusut karena banyak jamaah yang memilih solat tarawih di rumah saja demi mulai mencari baju baru dan persiapan lebaran lainnya di Mall dan pasar tradisional.

Tradisi lebaran yang saya sebutkan di atas memang sudah berlangsung puluhan tahun, sejak saya masih kecil dulu di tahun 60-an tradisi tersebut sudah berlangsung. Tradisi yang sudah berlangsung turun menurun dan bakal tetap berlansung hingga sekarang ini.

Lebaran sebentar lagi ..

Saya tutup tulisan ini dengan sebuah pantun :

Melihat Pengemis Timbul Rasa Iba

Berikan Sedekah Sebagai  Ibadah

Hari Yang Kita Tunggu Segera Tiba

Idul Fitri Yang Begitu Indah

Sobat, saatnya saya undur diri dan mari kita nikmati secangkir teh hangat di pagi hari ini ..

Selamat beraktivitas ..

Salam sehat ..

 

NH

Depok, 11 Mei 2021

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed