oleh

Renungan Akhir Bulan

-Berita, Edukasi, Kesehatan, Pantun, Peristiwa, Terbaru-Telah Dibaca : 553 Orang

Selamat pagi sobat,

Di pagi hari yang cerah ini saya mengangkat topik di rubrik NGETEH MORNING tentang Renungan Akhir Bulan.

Hari ini, Sabtu 31 Juli 2021 merupakan hari terakhir bulan ketujuh di tahun 2021. Selama satu bulan ini, banyak kejadian yang terjadi dan paling utama adalah yang berkaitan dengan pandemi COVID-19 yang meroket hingga menembus angka 50 ribu kasus positif baru COVID-19 dalam sehari dan yang memilukan adalah kasus orang yang meninggal juga sudah menembus angka 2000 orang dalam sehari.

Berita duka cita datang silih berganti karena terpapar virus COVID-19. Banyak dari kita kehilangan orang terdekat, apakah itu orang tua, kakak, adik, sepupu dan yang lainnya kemudian sahabat dekat dan kawan kawan kita. Sedih dan pilu rasa hati ini.

Pandemi COVID-19 sejujurnya masih belum bisa dikendalikan meskipun benar adanya kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dan PPKM Level 4 mampu mengerem lonjakan kasus positif baru COVID-19 untuk tidak terus melaju ke angka 60 ribu kasus dalam sehari.

Kita semua, baik masyarakat maupun pemerintah mau tidak mau harus bahu membahu dalam menanggulangi pandemi COVID-19 ini. Gotong royong, itulah kata kuncinya.

Namun celakanya di masa sulit seperti ini justru kegaduhan politik tetap saja hingar bingar ditambah lagi ulah para busser partikelir dan busserRp yang terus menerus menebar kebencian pada kelompok tertentu di jagad media sosial sehingga menimbulkan perpecahan di kalangan masyarakat.

Sementara kondisi perekonomian Indonesia belum bisa dikatakan baik baik saja bahkan bisa dibilang malah memburuk dengan adanya pandemi COVID-19 gelombang kedua yang jauh lebih dahsyat. Pemerintah harus terus menggelintorkan anggaran trilyunan rupiah untuk menanggulangi pandemi COVID-19 yang salah satunya untuk membantu kondisi beban hidup rakyat terutama rakyat jelata yang semakin berat akibat adanya pembatasan pembatasan di masa PPKM Darurat dan PPKM Level 4.

PPKM Level 4 akan berakhir dua hari lagi namun tanda tanda kasus positif baru COVID-19 akan menurun secara drastis sama sekali belum nampak dan bisa jadi PPKM Level 4 bakal diperpanjang lagi.

Selanjutnya dampak dari perpanjangan PPKM Level 4 ini adalah semakin tidak jelasnya nasib kompetisi sepakbola Indonesia, Liga 1 dan Liga 2 yang menurut rencana bakal mulai digelar tanggal 20 Agustus 2021. Akankah nasib kompetisi sepakbola di tahun 2021 ini senasib dengan kompetisi di tahun 2020 yang awalnya ditunda lalu akhirnya dibatalkan ? Kita tunggu saja ..

Kita semua berharap dan sangat berharap agar pandemi COVID-19 segera berlalu di Indonesia dan untuk itulah upaya pemerintah untuk menanggulanginya sangat memerlukan dukungan penuh dari masyarakat dengan cara ikut vaksinasi lalu tetap tinggal di rumah bila tak ada keperluan mendesak dan bila harus ke luar rumah maka terapkan disiplin protokol kesehatan dan tetap taati 5M, yakni Memakai masker bila keluar rumah, Mencuci tangan sesering mungkin memakai sabun dengan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan dan Meminimalisir mobilitas ke luar rumah bertemu orang.

Saya tutup tulisan ini dengan sebuah pantun :

Si Poltak Baru Punya Laptop Versi Mutakhir

Dibelinya Dengan Cara Kreditan 

Pandemi Corona Belum Ada Tanda Tanda Berakhir

Tetap Waspada Dan Patuhi Protokol Kesehatan

Sobat, saatnya saya undur diri dan mari kita nikmati secangkir teh hangat di pagi hari ini ..

Selamat beraktivitas ..

Salam sehat ..

 

NH
Depok, 31 Juli 2021

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed