oleh

Ketika Pak Tjiptadinata Memberi Komentar Tulisan Saya

Selamat pagi sobat,

Di hari kedua menulis untuk program YPTD : KMAB (Karena Menulis Aku Bahagia) pada hari Jum’at (08/07/2022), saya memposting tulisan di website YPTD : terbitkanbukugratis.id jelang siang hari.

Adapun judul dari tulisan saya yaitu “Menjadi Pembahas Di Bedah Buku YPTD“. Di tulisan tersebut, saya mengulas apa yang saya baca dari buku yang berjudul “Thamrin Dahlan 70 Tahun, Rekam Jejak Literasi YPTD” sebelum saya mendapat kehormatan sebagai Pembahas dalam acara Bedah Buku YPTD ke-33 yang berlangsung pada tanggal 7 Juli 2022 malam hari.

Pada malam harinya (Jum’at, 08/07/2022), saya sempatkan membuka akun Kompasiana dan melihat statistik dari akumulasi tulisan saya yang baru berjumlah 44.

Dari situ, timbul niat saya untuk memposting tulisan saya untuk program KMAB hari kedua ke Kompasiana.

Pada jam 19.35 WIB, tulisan saya sudah selesai diposting di Kompasiana.

Setelah memposting kemudian saya melakukan aktivitas menyaksikan secara live di stasiun TV Indosiar, pertandingan timnas Indonesia U-19 melawan Filipina dalam turnamen AFF U-19 yang berlangsung di Indonesia.

Selepas menyaksikan laga sepakbola di stasiun TV Indosiar sekitar jam 22.00 WIB, saya kembali membuka akun Kompasiana untuk melihat tulisan yang baru saya posting.

Saya melihat ada beberapa notifikasi, salah satunya dari kawan penulis senior pak Hendro Santoso yang akrab disapa pak Hensa. Beliau menyukai (like) tulisan saya. Terima kasih pak Hensa. Beliau ini kerap memberikan like di beberapa tulisan saya di Kompasiana.

Namun yang mengejutkan saya dan menjadi surprise ketika ada notifikasi berupa komentar yang datang dari bapak Tjiptadinata Effendi, yang baru saya kenal saat acara Bedah Buku YPTD ke-32 dan sama sama menjadi Pembahas.

Pak Tjiptadinata memposting komentarnya pada jam 19.43 WIB dan ini berarti hanya berselang 8 menit setelah saya memposting tulisan saya.

Tentu saja sebagai kompasianer kelas “anak bawang”, saya begitu gembira mendapat komentar dari seorang kompasianer senior dengan tingkat maestro (tingkat tertinggi di Kompasiana) yang di usia jelang 80 tahun, beliau masih begitu aktif menulis di Kompasiana.

Saya sempatkan untuk meng-capture komentar dari pak Tjiptadinata sebagai berikut :

Saya merasa sangat beruntung bisa berkenalan dengan kompasianer sekaliber pak Tjiptadinata Effendi meski secara online dan mendapat surprise dari beliau dengan komentarnya di tulisan saya yang terposting di Kompasiana.

Mudah mudahan saya bisa berkesempatan bertemu langsung dengan pak Tjiptadinata yang menurut rencana, beliau akan hadir di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan (YPTD) yang bakal digelar di Gedung Perpustakaan Nasional pada tanggal 20 Agustus 2022 mendatang.

Sehat selalu pak Tjiptadinata.

Sobat, sebelum saya undur diri, ijinkan saya menyampaikan sebuah pantun :

Putri Mengambil Cuti Untuk Berwisata

Ke Pekalongan Membeli Kain Batik

Sungguh Beruntung Bisa Berkenalan Dengan Pak Tjiptadinata

Salah Satu Kompasioner Terbaik

Selamat beraktivitas ..

Salam Sehat ..

 

NH

Depok, 10 Juli 2022

Komentar

Tinggalkan Balasan

1 komentar

  1. Selamat malam pak Terima kasih sudah menempatkan nama saya ditempat terhormat dalam tulisan ini
    Mohon maaf terlambat menjawab
    Saya baru dapat info dari ananda Ari Budiyanti
    Salam hangat untuk sekeluarga dan Semoga kita bertemu di Jakarta Agustus ini