oleh

Akhirnya Saya Menjadi Seorang Kompasianer ..

-Berita, Edukasi, Hobi, Literasi, Pantun, Peristiwa, Terbaru-Telah Dibaca : 565 Orang

Selamat pagi sobat,

Di pagi hari yang cerah ini saya mengangkat topik di rubrik NGETEH MORNING tentang Akhirnya Saya Menjadi Seorang Kompasianer.

Kemarin (Minggu, 01/08/2021) sore, sambil duduk setengah berbaring santai dengan menggunakan handphone,  saya membuka mbah Google dan kemudian membaca beberapa artikel yang terdapat di kompasiana.com. Saya jadi ingat, di tahun 2015 saya pernah melakukan registrasi di kompasiana.com dan berhasil namun tidak saya lanjutkan untuk membuat artikel dan dipublikasikan. Saat itu, saya berkenalan dengan sesama dosen bapak Haji Thamrin Dahlan di ruang dosen Universitas Gunadarma. Setelah berbincang akrab dan santai, pak Thamrin yang seorang purnawirawan polisi, menuturkan bahwa selain menjadi Dosen di beberapa Perguruan Tinggi Swasta, beliau juga aktif menulis di kompasiana.com sejak tahun 2010. Dari perbincangan tersebut, beliau mengajak saya untuk bergabung di kompasiana.com. Untuk itulah sepulang dari kampus kemudian saya melakukan registrasi di kompasiana.com dan berhasil tapi entah kenapa saya tidak lanjut untuk menulis artikel di kompasiana.com.

Itulah sekelumit kenangan ketika saya baru tahu tentang adanya platform menulis di kompasiana.com.

Sore itu, saya berusaha mengingat ingat email dan password apa yang saya gunakan saat saya melakukan registrasi di kompasiana.com. Timbul keinginan saya untuk mencobanya lalu saya masuk ke akun kompasiana.com dan melakukan login. Saya masukkan salah satu email saya dan sebuah password. Alhamdulillah, email dan password yang saya tulis ternyata benar dan kemudian muncullah akun pribadi saya dengan nama Nurwendo Haricahyadi. Terlihat foto profil yang masih kosong dan  keterangan statistik dengan semua bagian terlihat angka nol. Hanya di bawah tertera poin 50.

Selanjutnya yang saya lakukan adalah melengkapi data di profil diri kemudian data pribadi untuk mengajukan validasi ke admin kompasiana.com. Setelah itu, saya mengupload foto pribadi dan mengubah cover. Selesai sudah. Akun pribadi saya di kompasiana.com sudah bernyawa !

Selanjutnya saya masuk ke tempat pembuatan artikel dengan menekan kata NULIS yang terletak di sebelah kanan. Saya mulai mempelajari pembuatan artikel di tempat itu lalu saya mulai menuliskan sebuah artikel yang setelah selesai lalu saya simpan sebagai draft.

Publikasi artikel di dalam draft akun pribadi kompasiana.com baru saya lakukan pagi tadi sebelum saya membuat artikel ini. Adapun artikel yang saya publikasikan di kompasiana.com pagi hari ini adalah artikel saya yang sudah saya publikasikan di rubrik NGETEH MORNING dalam website YPTD : terbitkanbukugratis.com yang berjudul “Merawat Nogo Sui, Batu Berdarah Dari Sungai Klawing”.

Alhamdulillah, artikel ini menjadi artikel pertama di kompasiana.com dan kini saya sudah bisa menyandang sebutan sebagai seorang kompasianer.

Hal ini berarti saya telah memiliki tiga wadah untuk mempublikasikan artikel artikel saya yaitu di Blog pribadi (doviri974.blogspot.com), website YPTD : terbitkanbukugratis.id dan kompasiana.com.

Dari kumpulan artikel di website YPTD : terbitkanbukugratis.id dalam rubrik NGETEH MORNING, saya sudah menerbitkan 4 buah buku berseri.

Oleh karena itu, saya berkeinginan nantinya kumpulan artikel di Blog Pribadi (doviri974.blogspot.com) dan kompasiana.com juga akan menjadi buku buku yang berseri berikutnya. Insya Allah ..

Saya tutup tulisan ini dengan sebuah pantun :

Jadi Panitia Agustusan Bagian Mencari Dana

Harus Pandai Membagi Waktu Dengan Mencari Nafkah

Akhirnya Mulai Menulis Di Kompasiana

Semoga Awak Mendapatkan Barokah

Sobat, saatnya saya undur diri dan mari kita nikmati secangkir teh hangat di pagi hari ini ..

Selamat beraktivitas ..

Salam sehat ..

 

NH
Depok, 2 Agustus 2021

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed