oleh

Makna Angka 55

-Berita, BUKU, Humaniora, KMAB, Literasi, Peristiwa, YPTD-Telah Dibaca : 771 Orang

Selamat siang sobat,

Siang jelang sore hari ini, saya baru saja menyelesaikan sebanyak empat buah artikel berupa ulasan dari empat pertandingan dari kompetisi Liga 1 musim 2022-2023 yang saat ini sudah memasuki pekan keempat.

Keempat artikel tersebut di atas  sudah saya publikasikan di blog pribadi : doviri974.blogspot.com dan nantinya bakal menjadi kumpulan artikel untuk Seri 2 dari buku yang berjudul Dari Laga Ke Laga Liga 1 2022-2023.

Adapun untuk buku Seri 1 sudah siap untuk diterbitkan di akhir bulan Agustus 2022 ini. Alhamdulillah ..

Artikel yang saya tulis di siang jelang sore hari ini merupakan artikel yang ke-40 dalam program KMAB (Karena Menulis Aku Bahagia) yang diselenggarakan oleh YPTD (Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan).

Selama 40 hari tanpa jeda sejak tanggal 7 Juli 2022, saya menulis artikel yang kemudian saya publikasikan ke website YPTD :  terbitkanbukugratis.id. 

Adapun topik yang saya tulis dalam artikel untuk program KMAB YPTD ini sebagian besar tentang aktivitas saya sehari hari atau peristiwa yang pernah saya alami.

Tiga hari sebelum hari ini, saya baru ingat bahwa kumpulan dari 40 artikel untuk program KMAB YPTD yang nantinya bakal diabadikan dalam sebuah buku ber-ISBN, ternyata belum ada judul untuk buku tersebut.

Oleh karena itu, sebelum program KMAB YPTD ini berakhir maka untuk buku yang bakal diterbitkan ini harus sudah ada judulnya.

Buku yang nantinya bakal diterbitkan oleh penerbit YPTD ini dalam catatan di laptop saya merupakan buku saya yang ke-55.

Angka 55 ini juga memiliki makna filosofi tersendiri dalam hitungan Matematika bagi saya yang seorang lulusan dari bidang studi Matematika di Universitas Indonesia di tahun 1987.

Untuk nilai kurang, 5-5 = 0 memiliki makna ketiadaan kemudian untuk nilai bagi, 5 : 5 = 1 memiliki makna keberadaan dan untuk nilai tambah, 5+5 = 10 memiliki makna kesempurnaan.

Secara keseluruhan, makna dari angka 55 bagi saya berarti dari tiada kemudian ada lalu berusaha menjadi sempurna.

Bagi saya, itulah Filosofi sebuah kehidupan di dunia .. 

Berdasarkan hal tersebut di atas maka saya memutuskan judul buku dari program KMAB YPTD ini adalah LIMA LIMA. 

Semoga buku setebal sekitar 150 halaman yang berjudul LIMA LIMA ini dapat memberikan manfaat bagi para pembacanya ..

Aamiin Aamiin Ya Robbal Alamiin ..

Sobat, sebelum saya undur diri, ijinkan saya menyampaikan sebuah pantun sebagai berikut :

Hiduplah Untuk Saling Bertoleransi

Itulah Sikap Yang Berfaedah

Berbekal Komitmen Dan Konsistensi

Program KMAB YPTD Tuntas Sudah

 

NH

Depok, 15 Agustus 2022

Komentar

Tinggalkan Balasan