oleh

Jangan Jadi Pemimpin Yang Kakehan Gludhug, Kurang Udan

-Edukasi, Filosofi, Pantun, Terbaru-Telah Dibaca : 92 Orang

Selamat pagi sobat,

Di pagi hari yang cerah ini saya mengangkat topik di rubrik NGETEH MORNING tentang Jangan Jadi Pemimpin Yang Kakehan Gludhug, Kurang Udan.

Pitutur Jawa begitu banyak yang memberikan petunjuk atau mengingatkan perilaku seseorang yang tengah berkuasa atau yang sedang menjadi Pemimpin.

Salah satu pitutur Jawa yang saya ulas di pagi hari ini adalah Kakehan Gludhug, Kurang Udan. Apakah makna dari pitutur Jawa tersebut ? Bila diterjemahkan secara bebas atau kita artikan satu demi satu katanya, artinya begini kakehan itu artinya kebanyakan, Gludhug itu artinya suara gemuruh yang berulang ulang atau biasanya disebut guruh ketika akan turun hujan. Lalu Udan itu artinya hujan. Bila diartikan yaitu kebanyakan guruh, kurang hujan.

Makna pitutur Jawa tersebut dalam kehidupan manusia sehari hari  adalah seseorang yang terlalu banyak bicara (atau yang terlalu menyombongkan diri) namun tidak ada kenyataannya atau dalam makna yang lain seseorang yang banyak mengumbar janji namun sedikit sekali yang menjadi kenyataan.

Oleh karena itu ketika seseorang tengah didapuk menjadi seorang Pemimpin maka sedapat mungkin perilaku kakehan gludhug, kurang udan harus dihindari.

Ketika Pemimpin itu terlalu banyak mengumbar janji namun hanya sedikit saja atau bahkan tidak ada realisasinya maka Pemimpin tersebut bisa dicap sebagai seorang pendusta atau pembohong.

Ketika kita dipercaya menjadi seorang Pemimpin maka yang akan dinilai oleh orang orang yang dipimpinnya adalah ucapan dan perbuatannya harus selaras.

Ketika ucapan Pemimpin tersebut tidak selaras dengan perbuatannya atau Penimpin itu sudah berbohong maka akan berakibat orang orang yang dipimpinnya sudah tidak percaya lagi dengan apapun yang diucapkan oleh Pemimpin tersebut.

Bagaimana jadinya bila Pemimpin sudah tidak dipercaya lagi oleh orang orang yang dipimpinnya kecuali oleh para penjilat dan pemuja fanatiknya saja.

Mari kita hayati makna dari pitutur Jawa, kakehan gludhug, kurang udan agar kelak jika kita didapuk menjadi seorang Pemimpin maka kita akan ingat makna dari pitutur Jawa tersebut.

Insya Allah ..

Saya tutup tulisan ini dengan sebuah pantun :

Lagu Dia Dinyanyikan Anji

Liriknya Mengandung Suri Tauladan

Jadilah Pemimpin Yang Tepati Janji

Jangan Kakehan Gludhug Kurang Udan

Sobat, saatnya saya undur diri dan mari kita nikmati secangkir teh hangat di pagi hari ini ..

Selamat beraktivitas ..

Salam sehat ..

 

NH
Depok, 21 Oktober 2021

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed