oleh

Menang Dipuji, Kalah Dicaci

-Berita, Olahraga, Pantun, Peristiwa, Terbaru-Telah Dibaca : 18 Orang

Selamat pagi sobat,

Di pagi hari yang cerah ini saya mengangkat topik di rubrik NGETEH MORNING tentang Menang Dipuji, Kalah Dicaci.

Menang Dipuji, Kalah Dicaci, itulah yang dialami oleh klub ibukota, Persija Jakarta. Semalam, Persija Jakarta mengalami kekalahan dari Bali United dengan skor tipis 1-0 dalam laga pekan ke-13 kompetisi BRI Liga 1 2021-2022 yang berlangsung di Stadion Manahan Solo.

Di pekan ke-12 empat hari sebelumnya, Persija Jakarta memetik kemenangan melawan rival bebuyutannya Persib Bandung dengan skor tipis 1-0.

Dua perlakuan yang begitu kontras dialami oleh Persija Jakarta. Saat menang atas Persib Bandung dalam laga bertajuk El “Clasico Indonesia”, tim berjuluk Macan Kemayoran banjir pujian dari suporter fanatiknya The JakMania. Hal ini bisa dilihat di akun resmi instagram Persija Jakarta.

Namun kemarin malam, saat Persija Jakarta takluk dari Bali United, akun instagram Persija Jakarta dibanjiri komentar nyinyir dan caci maki bahkan dengan kata kata kasar. Dari ribuan komentar hanya sedikit saja yang memberikan semangat untuk tidak patah semangat atau menyampaikan kritik yang membangun.

Senasib dengan Persija Jakarta, sang bomber Macan Kemayoran Marko Simic yang saat melawan Persib Bandung di elu elukan bak pahlawan karena mampu mencetak satu satunya gol yang membawa kemenangan bagi Macan Kemayoran.

Namun kemarin malam, Marko Simic yang gagal mengeksekusi penalti di menit injuri (90+1) saat melawan Bali United dan memupus peluang Persija Jakarta untuk menyamakan kedudukan, langsung mendapat komentar nyinyir dan cacian atas kegagalannya mengeksekusi penalti.

Itulah kelakuan suporter klub sepakbola yang maunya melihat klub yang didukungnya bermain apik terus padahal pemain tak selamanya dalam kondisi bugar dan prima apalagi dengan jadwal yang begitu padat.

Namun bila melihat penampilan Persija Jakarta di 13 laga dalam kompetisi BRI Liga 1 2021-2022 memang belum bisa menunjukkan konsistensi dalam bermain. Banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut, salah satunya kedalaman skuad yang timpang antara pemain intil dan pemain pengganti yang banyak diisi oleh pemain muda usia yang masih minim jam terbang.

Sesungguhnya JakMania harus memberikan apresiasi kepada pelatih Angelo Alisio yang berani menampilkan para pemain muda Persija Jakarta yang menurut saya tampil cukup baik.

Seharusnya kita beri semangat dan jangan malah nyinyir dengan menyamakannya sebagai pemain SSB.

Di putaran kedua nanti saat jendela transfer pemain dibuka pada tanggal 15 Desember 2021 maka saatnya Macan Kemayoran berbenah dengan merekrut pemain sesuai kebutuhan tim terutama pemain di lini tengah yang berkarakter sebagai playmaker.

Laga selanjutnya di pekan ke-14 melawan Borneo FC maka Persija Jakarta harus bisa bangkit dan meraih kemenangan ..

Saya tutup tulisan ini dengan sebuah pantun :

Di Taman Banyak Pohon Akasia

Ada Juga Dua Ekor Kelinci 

Kebiasaan Suporter Sepakbola Indonesia 

Menang Dipuji Kalah Dicaci

Sobat, saatnya saya undur diri dan mari kita nikmati secangkir teh hangat di pagi hari ini ..

Selamat beraktivitas ..

Salam sehat ..

 

NH
Depok, 26 November 2021

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed