oleh

Menjemur Batu Teratai Asal Daerah Jambi

-Berita, Hiburan, Hobi, Humaniora, Peristiwa, Terbaru-Telah Dibaca : 44 Orang

Selamat pagi sobat,

Di pagi hari yang cerah ini saya mengangkat topik di rubrik NGETEH MORNING tentang Menjemur Batu Teratai Asal Daerah Jambi.

Kemarin (Rabu, 24/11/2021) pagi, mumpung matahari bersinar cukup terik. Saya menyempatkan untuk merawat salah satu batu koleksi saya yaitu batu Teratai asal daerah Jambi. Setelah saya ambil dari kotak penyimpanannya, permukaan batu Teratai lebih dulu saya olesi minyak zaitun sebelum menjemurnya di terik matahari pagi sekitar setengah jam lamanya.

Saya memiliki batu Teratai asal daerah Jambi ini, awalnya masih berupa bongkahan batu yang saya beli  pada hari Selasa, 13 November 2018. Saat itu saya melihat di lapak online yang menjual batu Teratai asal daerah Jambi. Batu Teratai berwarna coklat muda masih dalam bentuk bongkahan yang hanya bisa dibuat satu buah batu berukuran sedang.

Saya pun memutuskan untuk membeli batu Teratai tersebut.

Selang dua hari, batu Teratai tersebut sudah mendarat di rumah saya. Kemudian saya mengamati batu Teratai yang baru saya beli dan ternyata batu Teratai tersebut sudah tembus cahaya lampu senter dari HP saya. Motif bunga Teratai terlihat begitu indah dipandang mata.

Seminggu kemudian, saya meluncur ke tempat pembuatan batu cincin di Pasar Segar
Depok untuk meng-GOSPOL (GOsok dan POLes) batu Teratai Jambi yang baru saya beli.

Dedi, pengrajin pembuatan batu cincin sudah siap untuk membuat batu cincin Teratai yang saya bawa.

Sekitar satu jam, Dedi sudah menyelesaikan tugasnya dan batu Teratai telah terpasang di sebuah cincin alpaka berdimensi 25 mm x 18 mm.

Dedi sempat mengomentari
keindahan batu cincin Teratai yang baru dia buat. Menurutnya sangat indah terutama motif bunga Teratai yang muncul di permukaan batu.

Dari cerita yang saya baca bahwa di daerah Jambi, salah satu batu akik yang terkenal adalah batu akik motif Teratai. Cirinya, setiap batu itu ada mirip bunga pucuk teratai. Dalam setiap batu tersebut juga terdapat berbagai warna, ada warna coklat, kuning, hitam, merah dan putih.

Batu Teratai ini biasanya diambil dari daerah yang sulit seperti di sungai dan goa.

Motifnya yang cantik dan indah membuat batu Teratai tampak jelas berbeda dengan motif batu akik lainnya yang umumnya cenderung polos atau berupa serat serat biasa.

Adapun tingkat kekerasan dari batu Teratai adalah dalam skala 6.5-7 Mohs.

Seperti pada batu akik lainnya maka batu Teratai ini pun perlu perawatan yang berkala.

Perawatan batu Teratai bisa menggunakan bahan-bahan seperti tisu halus, kulit, serbuk
intan atau dengan minyak zaitun.

Cara perawatan batu Teratai antara lain adalah sebagai berikut :

1. Bersihkan cincin akik dengan tisu halus.

2. Siapkan kulit yang sudah ditaburi dengan serbuk intan.

3. Gosok secara perlahan dan rata seluruh permukaan batu Teratai.

4. Lakukan selama kurang lebih 10 menit.

5. Minimal lakukan treatment ini 2 minggu sekali.

Selain perawatan seperti tersebut di atas, batu Teratai ini juga bisa dilakukan perawatan dengan cara menjemurnya di panas matahari pagi dengan terlebih dahulu mengolesinya dengan minyak zaitun. Cara perawatan ini yang saya lakukan kemarin agar batu Teratai terlihat semakin kinclong dan indah di pandang mata.

Sebagai penggemar batu akik, saya pun akan terus mencari jenis batu Teratai yang belum saya miliki. Konon kabarnya, batu Teratai Hitam memiliki keindahan yang luar biasa. Insya Allah, jika saya masih diberi waktu untuk bisa memilikinya ..

Saya tutup tulisan ini dengan sebuah pantun :

Jika Kuliner Sudah Menjadi Hobi

Jangan Lewatkan Makan Di  Hanamasa

Batu Teratai Asal Daerah Jambi 

Keindahannya Sungguh Luar Biasa

Sobat, saatnya saya undur diri dan mari kita nikmati secangkir teh hangat di pagi hari ini ..

Selamat beraktivitas ..

Salam sehat ..

 

NH
Depok, 25 November 2021

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed