oleh

Ia Menangis

-Puisi, Terbaru-Telah Dibaca : 1,466 Orang
pria menangis
Pria itu menangis (ilustrasi: Gambar oleh Leandro De Carvalho dari Pixabay)

Ia menangis pada saat gerimis
tangisan yang lirih
Ia seolah-olah menahannya
agar tak terdengar sekelilingnya

Pria itu menangis di sudut itu
Aku pura-pura tak memerhatikannya
Ia mungkin malu
dan berupaya keras menahannya

Di luar hujan telah menderas
Sementara lainnya sibuk sendiri
Aku juga menekuni makanan
sambil pandanganku mencuri

Pria itu berwajah sangat
Tempaan kehidupan yang keras
Ia nampak kasar
sehingga menangis tabu baginya

Tapi aku yakin melihatnya menangis
aku mendengar tangisan yang ditahan
Ada sampul surat di depannya
Kusipitkan mata, itu surat dari ibunya

Ia pasti pria yang sentimentil
di balik wajah kerasnya
ia pria yang lembut hati
Ia pasti sayang ibunya



Komentar

Tinggalkan Balasan