oleh

Celoteh anak pesisir pulau”Naik Turun”

-KMAB, Literasi, Puisi, Terbaru, YPTD-Telah Dibaca : 258 Orang

NAIK TURUN

Oleh : Raja Zainol Afandi

 

Aku terus menerus merasa takut

nan resah

juga gelisah

Aku tau dalam penuh sadar

Negeriku ada yang merawatnya

ada juga topeng-topeng hitam yang tak berwujut

halus menikam dalam kedap kedip terlena

 

Aku tak henti menerawang

Menyisir perlahan-lahan

Menatap

Melihat

Mendengar jeritan-jeritan pekik raung

dahaga yang belum tuntas

 

Aku bukan orang berkelas

Hanya rakyat kecil yang terbaring di atas kerikil-kerikil tajam

Aku prihatin jeritan tangis mengaum

tampak kusut carut marut

 

Aku menyapa sambil merenung Negeriku

Naik turun

masih adakah terang yang tak melintang

yang cepat,tepat menyingkapi tabir-tabir malam kian mencengkam

Aku takut kita terus menerus bertepuk sebelah tangan

Karena Negeriku masih banyak gendang-gendangan yang tak terarah

Santun dalam politik tak mampu menepis kecemburuan rakyat

yang kian melilit hanya mampu pasrah

 

Aku,kamu juga dia

kita ada utusan yang besndar pada pundak-pundak empuk

Tapi sayang

sangat disayang

Mata masih terpejam tidur tak sadarkan diri

tak malu diri

bahkan tak tau diri

yang kulihat mencekik diri yang terus menari-neri

 

Aku risau

sungguh risau

Naik turun penomena Negeriku yang belum surut

karena politik santun telah jauh berlari dari raga-raga yang suci

 

Sanglar, 19 September 2022

 

Komentar

Tinggalkan Balasan