oleh

HATI-HATI BUNDA SALAH OLAH VITAMIN BISA HILANG

-Terbaru-Telah Dibaca : 122 Orang

Abraham Raubun

Memasak bukanlah hal yang ansing bagi ibu rumah tang termasuk juga mereka yang bekerja di kantoran atau di tempat bekerja lain di luar rumah. Kegiatan menyiapkan makanan  untuk dimakan ini banyak cara dan tekniknya. Menggunakan berbagai peralatan dan bumbu-bumbu yang beragam agar dapat dicerna dan mengubah makanan dari segi rupa, rasa, tekstur, penampilan dan memperoleh asupan zat gizi.

Proses yang dilalui mulai dari memilih bahan makanan,, mengatur jumlah dan mencampur bahan makanan dengan urutan tertentu, sampai menyajikan.  Tujuannya untuk mendapatkan hasil yang diinginkan serta rasa yang menjawab selera. Melalui makanan kita memperoleh asupan berbagai zat gizi. Salah satunya adalah vitamin.

Ada beragam vitamin, seperti A,B,C,D,E,K dan lain-lain. Zat-zat ini sangat penting bagi tubuh manusia juga hewan. Fungsinya banyak antara lain untuk membantu mengatur metabolisme, mencegah penyakit degenerative seperti diabetes, hipertensi, jantung koroner, memelihara nafsu makan, Kesehatan mental dan kekebalan tubuh. Intinya menunjang keinerja tubuh. Karena itu kitasangat membutuhkan vitamin.

Sumber vitamin banyak terdapat pada sayur dan buah-buahan, ada juga pada bahan makanan hewani seperti daging, ikan, telur dan sebagainya. Secara umum vitamin dibagi menjadi 2 tipe, yaitu vitamin yang larut dalam air dan yang larut dalam lemak atau minyak. Vitamin yang larut dalam air merupakan vitamin yang tidak dapat disimpan dalam jumlah banyak dalam tubuh, contohnya vitamin B dan C. Jika kita mengkonsumsinya secara berlebih maka kelebihannya akan dibuang melalui urine. Karena itu penting untuk selalu menjaga asupan vitamin-vitamin ini agar tubuh mendapatnya dalam jumlah dan jenis yang memadai. Dalam buah-buahan dan sayuran terdapat calon vitamin A yang disebur beta-karotin, dalam tubuh akan dirubah menjadi vitamin A. Sedangkan vitamin A sendiri banyak terdapat dalam bahan makanan hewani.

Vitamin-vitamin yang dapat larut dalam lemak contohnya vitamin A,D,E,K. Vitamin-vitamin ini akan tersimpan di dalam jaringan hati dan lemak setelah diserap dari asupan makanan. Salah satu cara untuk menjaga agar tidak kehilangan vitamin-vitamin yang larut dalam air adalah melakukan cara menyiapkan dan mengolah bahan makanan sumber vitamin-vitamin dengan tepat. Kita ambil contoh saja cara menyiapkan sayuran yang banyak mengandung vitamin C.

Bagaimana cara bunda menyiapkan sayuran? yang pasti tentunya bunda mencucinya lebih dahulu sebelum dimasak. Waktu mencucinya jangan diiris atau dipotong-potong dulu ya bunda. Karena vitamin yang sifatnya dapat larut dalam air dapat hilang terbawa air. Waktu memasak sayuran inipun jangan terlalu lama. Usahakan warnanya tetap hijau segar, jangan sampai berubah kecoklatan, jadi vitaminnya tidak rusakoleh panasnya api. Memakan sayuran segar sebagai lalapan memang baik, karena selain dapat vitaminnya juga seratnya. Serat ini bisa mengikat kolesterol dalam tubuh dan melancarkan buang air besar, sehingga terhindar dari sembelit (konstipasi).

Jika tubuh kurang mendapat asupan vitamindari makanan, dapat ditambah dengan suplemen. Apa beda vitamin dan suplemen? Vitamin merupakan zat tunggal yang dibutuhkan secara esensial oleh tubuh, sedangkan suplemen adalah salah satu sumber vitamin disamping makanan. Suplemen tidak hanya berupa vitamin karena ada bentuk lain yaitu mineral, fitonutrient, asam amino dan sebagainya. Jadi vitamin itu juga suplemen, tetapi suplemen belum tentu vitamin, bisa dalam bentuk lain.

Bagaimana jika kekurangan vitamin? Tentu ada kerugiannya. Tubuh menjadi tidak sehat. Kita ambil contoh kekurangan vitamin C ya bunda, yang di masa pandemic Covid-19 ini banyak diburu orang karena manfaatnyameningkatkan daya tahan tubuh. Vitamin C dikenal juga dengan nama asam askorbat. Secara alami ditemukan dalam beberapa jenis bahan makanan. Manusia tidak dapat mensintesis sendiri vitamin C dalam tubuh sehingga membutuhkan asupan dari luar tubuh untuk memenuhi kebutuhan harian. Vitamin ini membantu membentuk kolagen yang dapat memperbaiki kulit, tulang dan gigi. Juga sebagai antioksidan yang melindungi sel tubuh dari kerusakan. Konsumsi vitamin C dapat membantu Kesehatan alat pernapasan. Ini dibuktikan oleh suatu penelitian di Inggris tahun 1991. Vitamin C mengurangi durasi atau tingkat keparahan flu. Inilah beberapa alasan mengapa vitamin C dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Seseorang yang sering mengkonsumsi minuman beralkohol, perokok, dan pengguna NAPZA atau narkotika beresiko kekurangan vitamin C. Kekurangan vitamin C atau skorbut dapat mengakibatkan anemia atau kekurangan darah dan luka menjadi sulit untuk sembuh. Pada kondisi demikian, tubuh membutuhkan asupan vitamin C tambahan atau suplemen selain dari makanan. Jadi hati-hati ya bund ajika menyiapkan dan mengolah sayuran, salah-salah vitamin yang dikandungnya bisa hilang, kan sayang.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed