oleh

GAGAP TELNOLOGI

-Terbaru-Telah Dibaca : 117 Orang

Abraham Raubun, B.Sc, S.Ikom

Awal tahun 80an banyak hotel baru bermunculan. Hotel moderen dengan teknologi canggih. Termasuk kunci kamar yang menggunakan kartu.

Setelah melapor untuk check in kamar, aku dan seorang kawan diberi kunci berbentuk kartu. Kami berdua naik menuju kamar di lantai 8, sementara barang-barang kami bersama barang-barang anggota rombongan yang lain akan diantarkan oleh petugas hotel.

Sesampainya di kamar, kawanku segera membuka pintu kamar. Kami masuk dan melihat kamar masih gelap karena lampu belum menyala. Kawanku segera menekan tombol listrik di dinding tetapi lampu tidak menyala. Kemudian kami berdua sibuk menekan semua tombol listrik yang ada. Lampu tetap tidak menyala.

Kawanku mulai emosi menyangka dapat kamar yang listriknya rusak. Ia segera menelpon front office dan melaporkan bahwa lampu tidak bisa menyala dan meminta segera teknisi hotel datang untuk memperbaiki. Petugas di front office menjanjikan akan segera mengirim teknisi untuk memeriksa kamar.

Agak lama kami menunggu teknisi hotel yang dijanjikan itu. Sebelum teknisi muncul petugas hotel yang membawa barang-barang kami datang. Ketika dia masuk sempat menjadi sasaran keluhan kami tentang lampu kamar yang rusak. Ia segera memeriksa dan melihat ke dinding di balik pintu, lalu bertanya “kuncinya mana Pak?.” Kawanku segera merogoh sakunya dan mengeluarkan kunci yang berbentuk kartu itu, lalu memberikan kepada petugas. Kemudian si petugas segera memasukkan kartu itu ke kotak yang menempel di dinding dan lamp pun menyala terang benderang menerangi seluruh ruangan kamar karena semua tombol tadi kami tekan ke posisi “on.”

Meskipun agak malu karena “gaptek” tapi kami bersyukur menikmati pengalaman tinggal di hotel yang nyaman, juga mendapat pengetahuan baru tentang teknologi canggih masa kini. Ketika kami ceritakan kejadian ini kepada kawan-kawan lain takĀ  ayal jadi bahan tertawaan mereka. Tetapi ternyata bukan hanya kami yang mengalami ini, ada juga beberapa kawan yang mengalami hal yang serupa, hanya bedanya mereka tidak melapor. Meski sempat mencari-cari tetapi akhirnya mereka menemukan kotak dibalik pintu dan memasukan kunci ke dalamnya dan byaaar…lampu pun menyala.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed