oleh

TES DI PENGHUJUNG TAHUN 2020

-Edukasi, Pendidikan, Terbaru-Telah Dibaca : 66 Orang

Kamis, 31 Desember 2020 yang lalu penulis mengikuti sebuah tes. Tes yang dimaksud adalah TOEFL. Tes TOEFL ini merupakan bagian akhir dari rangkaian kursus TOEFL yang diselenggarakan oleh lembaga TOEFL Warrior by Nala Academy. Lembaga tersebut mengadakan kursus TOEFL gratis bagi yang berminat. TOEFL merupakan singkatan dari Test of English as a Foreign Language. Dalam bahasa Indonesia, TOEFL berarti tes kemampuan berbahasa Inggris sebagai bahasa asing. Perjalanan penulis dalam kursus ini berawal dari informasi yang terdapat dalam grup whatsapp. Seorang anggota grup memposting tentang kursus TOEFL gratis. Postingan tersebut menarik minat penulis untuk mengikutinya. Untuk dapat mengikuti kursus ini, calon peserta harus mengakses alamat, https://bahasainggris-online.com. Melalui alamat tersebut, calon peserta dapat mengetahui persyaratan dan tahapan-tahapan yang harus dilakukan.

Tahapan yang harus dilakukan calon peserta ada 5 tahapan. Pertama, calon peserta harus menjadi follower akun instagram TOEFL Warrior. Kedua, menjadi follower akun Nala Academy. Ketiga memberikan like dan save akun. Keempat, mengajak 5 teman di kolom akun instagram lembaga penyelenggara untuk mengikuti kursus. Ajakan tersebut harus diawali dengan kata, “Ayo ikut.” Kelima, calon peserta harus screen shot semua langkah tersebut. Terakhir, bukti screen shot diunggah di alamat link yang diawali dengan pengisian data pribadi.

Setelah semua tahapan selesai dilakukan, calon peserta mendapatkan email dari penyelenggara. Isi email tersebut menyatakan bahwa calon peserta diterima sebagai peserta dan disarankan untuk segera bergabung di alamat grup telegram kursus. Rasa senang datang menyelimuti diri. Impian belajar bahasa Inggris sekaligus mendapatkan sertifikat kursus dan sertifikat TOEFL segera terwujud. Tanpa ragu-ragu dan berlama-lama, penulis segera bergabung di grup telegram kursus. Kaget sekali setelah memasuki grup. Betapa tidak, sudah ada total sepuluh ribu lebih peserta yang sudah bergabung. Kursus TOEFL gratis ini rupanya diminati oleh banyak orang. Rasa haus akan ilmu terutama belajar bahasa Inggris sangat tinggi. Selain itu, iming-iming sertifikat kursus dan sertifikat skor TOEFL yang dijanjikan penyelenggara telah membius calon peserta untuk bergabung. Grup telegram tersebut dikendalikan oleh admin grup. Komunikasi hanya berjalan satu arah. Peserta hanya dapat membaca, menyimak, dan mengikuti perintah sesuai informasi yang diposting. Mode grup telah diatur admin demi kelancaran kursus. Dapat dibayangkan jika mode “bisu” anggota dibuka, akan banyak komentar, pertanyaan atau sekedar celotehan yang tentunya memenuhi grup. Melalui grup besar telegram, semua informasi tentang kursus disampaikan.

Jadwal materi sesi satu dimulai hari Selasa, 22 Desember 2020 pukul 13.00 s.d 14.30 dengan  materi structure. Penyampai materi atau tutor dalam sesi ini adalah Mahmud Rofi’i. Beliau merupakan pengelola lembaga kursus TOEFL Warrior, serta pernah menjadi penanggungjawab kursus di kampung Inggris, Pare. Selain itu, tutor yang satu ini juga penerima Awardee LPDP di Monash University, Australia. Perolehan skor TOEFL tutor ini luar biasa, karena mencapai 600 lebih.

Atas arahan tutor, peserta kursus mengikuti materi melalui media Zoom Meeting untuk kapasitas 1000 orang. Sementara sisa peserta yang tidak dapat masuk melalui zoom, dapat mengikutinya melalui youtube streaming. Jadi ada sekitar 9000 orang peserta yang dapat mengikuti melalui youtube streaming. Dalam pelaksanaannya, banyak gangguan yang dimungkinkan karena jaringan ataupun peserta yang banyak. Meskipun demikian, secara umum materi yang disampaikan sangat jelas, membahas subjek, kata kerja dan konjungsi. Materi sesi satu pada hari yang pertama dapat diselesaikan pada pukul 14.30. Selanjutnya peserta kembali antusias mengikuti sesi kedua dengan tutor yang sama. Pada sesi kedua ini materi yang disampaikan adalah latihan dan pembahasan soal. Sesi kedua dimulai pukul 19.30 dan berakhir pukul 21.00. Tutor dan peserta bersama-sama mengkaji soal. Peserta dapat menjawab soal latihan melalui fasilitas chat yang tersedia di zoom maupun youtube. Alamat link absen untuk hari pertama juga tidak lupa disebar serta diperintahkan untuk diisi oleh seluruh peserta sesuai data yang tepat.

Pada hari kedua, Rabu, 23 Desember 2020, pukul 13.00 s.d 14. 30, peserta mengikuti sesi pertama dengan materi reading. Untuk materi ini, Mahmud Rofi’i masih menjadi tutor. Pada sesi ini peserta mendapatkan penjelasan tentang karakteristik kalimat dari bacaan. Peserta juga mendapatkan teknik mencari jawaban dari bacaan. Dalam pemaparan materi, peserta dapat memberikan pertanyaan melalui fasilitas chat. Karakteristik bacaan sangat panjang-panjang. Hal tersebut cukup menguras pikiran. Perlu ketelitian dan kesabaran dalam mengikuti kursus. Pada hari kedua juga, sesi kedua materi reading disampaikan tutor untuk membahas soal latihan beserta pembahasannya. Tutor dan peserta berinteraksi dengan baik. Tutor dengan sabar membahas soal satu persatu, sambil melayani pertanyaan peserta.

Untuk hari terakhir, Kamis, 24 Desember 2020, sesi pertama seperti biasa dimulai pukul 13.00 dan berakhir pukul 14.30. Pada hari ketiga ini, tutor yang menyampaikan materi adalah Ilma Dini. Beliau merupakan pengelola TOEFL Warrior serta pernah menjadi pengelola divisi kursus di kampung Inggris, Pare. Pada kesempatan tersebut tutor menyampaikan materi listening. Peserta dibimbing menyimak materi dari percakapan berupa audio pada. Sama seperti hari pertama dan kedua, pada hari ketiga juga kursus dilakukan melalui zoom dan youtube. Sementara untuk sesi kedua, dimulai pukul 19.30 untuk membahas soal latihan listening. Tutor memberikan kesempatan kepada peserta untuk menjawab soal serta menuliskannya pada chat. Satu persatu soal dibahas dengan teliti. Sama seperti seperti tutor sebelumnya, tutor kali ini juga memuaskan dari cara penyampaian dan materi yang diberikan. Sesi kedua materi berakhir pukul 21.00.

Semua materi yang meliputi; structure, reading dan listening, telah disampaikan dengan baik oleh tutor. Admin di grup menyampaikan informasi bahwa tahapan peserta selanjutnya adalah mengikuti tes TOEFL. Menurut penyelenggara kursus, ada dua persyaratan untuk mendapatkan sertifikat. Peserta akan mendapatkan sertifikat kursus jika telah mengisi absensi sebanyak 6 kali. Selain itu, peserta berhak mendapatkan sertifikat skor TOEFL jika telah mengerjakan tes yang meliputi; structure, reading, dan listening. Semua tes dilakukan dalam waktu 2 jam. Penyelenggara telah membuatkan jadwal tes mulai dari hari Sabtu, 26 Desember 2020 s.d hari Kamis, 31 Desember 2020. Setiap hari, ada 5 sesi tes dalam durasi 2 jam. Waktu tes dimulai dari pukul 07.00-09.00, 10.00-12.00, 13.00-15.00, 16.00-18.00, dan 19.00-21.00. Tiap peserta hanya boleh memilih satu sesi tes dalam satu hari. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan tiap peserta semua dapat mengikuti tes.

Penulis mengambil jadwal tes hari terakhir pukul 13.00. Diantar materi tes yang dirasakan cukup sulit adalah listening. Apalagi tesnya dilakukan pertama. Sehingga skor yang diperoleh rendah. Sementara untuk tes structure dan reading perolehan skor cenderung meningkat. Terlepas dari skor yang didapat, pengalaman ini sangat berharga. Dua jempol diberikan kepada lembaga TOEFL Warrior by Nala Academy. Bagaimanapun admin dan tutor telah mau berbagi ilmu kepada masyarakat. Sesuai dengan pepatah, “Ilmu yang diamalkan akan berkah dan bermanfaat.”

Berdasarkan pengalaman penulis mengikuti kursus TOEFL ini, dapat disimpulkan bahwa minat belajar bahasa Inggris sangat tinggi. Keinginan mendapatkan sertifikat TOEFL juga menarik banyak orang mengikutinya. Hal utama yang menjadi daya tarik adalah mungkin karena kursusnya gratis. Oleh karena itu, penulis berterima kasih kepada penyelenggara dan bersyukur diberikan kesempatan mengikuti kursus. Apapun hasilnya tidak masalah, karena sejatinya kewajiban menuntut ilmu harus terus dilakukan oleh setiap orang. Salam literasi, salam persahabatan dan salam sehat.

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed