oleh

Sedikit Melupakan

-Puisi-Telah Dibaca : 66 Orang

Terangkan segala yang pernah singgah

Dengan sengaja berkata-kata dan memberi kesan tak suka

Menatap biasa padahal sudah menumpuk buruknya kesan

Berjalan santai layaknya tak ada masalah pada fikiran dan hati

Besar kecil semakin menggumpal melebar hampir pecah

Tertinggal dengan busuknya prilaku yang sudah dalam tertanam bertahun-tahun

Jauh dilempar sengaja dibuang jangan sampai nurani tergadai

Hancur bersimbah penyesalan menyisakan ruang-ruang gelap hilang cahaya

Tak masalah buat mereka, tetap menikmati hari dengan keimanannya

Suara itu menggaung berulang kali sakitkan gendang telinga seolah terus menusuk tanpa ampun

Kenapa harus ada jika senyum itu sudah merekah tak perduli sekeliling lagi

Tiba-tiba menyapa hampa di sudut malam yang temaram

Mengetuk keras batu beku buatnya retak yang separuhnya terlanjur berserakan

Ada yang dengan rela merapikannya

Mengumpulkannya di suatu tempat agar masih terlihat elegan dan mewah

Dan yang berserak hilang secepat kilat menghapus satu ruang yang awalnya sudah porak poranda

Menjadi terang benderang meriahkan suasana mati pada awalnya

Meski setitik teringat setidaknya terlupakan juga karena bahagianya

School.08Maret2021

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed